REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Pihak Palestina mengkiritisi komposisi Dewan Perdamaian alias Board of Peace (BoP) yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump. Kesertaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam dewan itu dinilai sangat menyinggung Palestina.
Aljazirah melaporkan, Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina, Varsen Aghabekian Shahin, menyatakan hal itu dalam pertemuan dengan konsulat Inggris pekan ini. “Kerangka atau badan institusional transisi apa pun tidak boleh berfungsi sebagai pengganti PBB,” ujarnya dilansir Aljazirah, Kamis.
Dewan Perdamaian awalnya merupakan bagian dari 20 poin usulan Trump untuk gencatan senjata di Gaza. Meski begitu, dalam bocoran piagam badan itu, Gaza sama sekali tak disebutkan. Lembaga itu justru diindikasikan sebagai badan yang akan menyelesaikan konflik di berbagai lokasi.
Sejauh ini, sejumlah negara yang diundang telah menyatakan kesiapan bergabung. Ironisnya, salah satunya adalah Israel sebagai pelaku genosida di Gaza dan penjajah Palestina.
Undangan untuk Benjamin Netanyahu sebagai anggota dewan “tidak hanya mengejutkan tetapi juga sangat menyinggung” bagi banyak warga Palestina, lapor koresponden Aljazirah dari Kota Gaza.
"Dia dipandang bertanggung jawab atas pembunuhan massal, pengungsian dan penghancuran kehidupan sipil. Dari sudut pandang itu, bagaimana seseorang yang dituduh melakukan kejahatan ini bisa dicap sebagai pembawa perdamaian?" katanya.
Sementara, Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper mengatakan Inggris memilih untuk tidak menandatangani Dewan Perdamaian di Davos. Inggris, bergabung dengan daftar penolak yang terus bertambah yang mencakup Perancis, Norwegia, Swedia dan Slovenia.
Berbicara dari Davos, Cooper mengatakan kepada BBC bahwa dia khawatir dengan peran Rusia dalam merumuskan rencana perdamaian untuk konflik lain di tengah agresinya terhadap Ukraina.
“Kami tidak akan menjadi salah satu pihak yang menandatangani perjanjian ini hari ini, karena ini adalah perjanjian hukum yang mengangkat isu-isu yang lebih luas, dan kami juga memiliki kekhawatiran bahwa Presiden Putin akan menjadi bagian dari pembicaraan mengenai perdamaian,” kata Cooper.
Sedangkan dalam sebuah wawancara dengan Otoritas Penyiaran Israel, Mike Huckabee membantah rumor bahwa negara-negara peserta harus membayar biaya masuk sebesar 1 miliar dolar AS, namun mengatakan bahwa mereka diharapkan berkontribusi pada upaya rekonstruksi Gaza.
Dia juga mengatakan dia yakin Israel akan membuka penyeberangan Rafah, yang menghubungkan Jalur Gaza dan Mesir, “segera”. Penyeberangan tersebut tetap ditutup meskipun gencatan senjata pada Oktober 2025 menyerukan agar penyeberangan tersebut dibuka di kedua arah.

1 hour ago
2















































