loading...
Pembagian Grup FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Bentrok Bulgaria hingga Kepulauan Solomon
JAKARTA - FIFA secara resmi mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah serta komposisi grup FIFA Series 2026 , sebuah langkah penting dalam kelanjutan ekspansi kompetisi internasional ini bagi tim nasional putra dan putri. Kepastian tersebut menyusul pengumuman format baru yang diperluas pada November 2025.
Pada edisi 2026, FIFA Series akan diikuti 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing beranggotakan empat tim. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung pada jendela internasional FIFA bulan Maret dan April.
Jumlah peserta tersebut merepresentasikan hampir 25 persen dari total 211 Asosiasi Anggota FIFA. Sebanyak 11 Asosiasi Anggota dipercaya menjadi tuan rumah, dengan Rwanda menjadi satu-satunya negara yang menggelar dua grup, sehingga total keseluruhan mencapai 12 grup.
FIFA Series 2026 terdiri dari sembilan grup putra dan tiga grup putri, dengan keterlibatan seluruh enam konfederasi FIFA. Hal ini menegaskan posisi FIFA Series sebagai ajang berskala global. Untuk sektor putra, tuan rumah yang telah ditetapkan adalah Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, pertandingan sektor putri akan digelar di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Seluruh laga FIFA Series 2026 dipastikan dapat diakses oleh audiens global melalui siaran resmi, memberikan eksposur internasional bagi tim nasional peserta sekaligus memperluas jangkauan bagi penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.
Dari sisi kompetitif, FIFA Series 2026 menghadirkan keragaman profil tim sesuai dengan tujuan pengembangannya. Pada sektor putra, peserta mencakup rentang luas peringkat FIFA, mulai dari Australia yang berada di peringkat 26 hingga Kepulauan Virgin Amerika Serikat di posisi 207.
Sementara di sektor putri, kompetisi ini menghadirkan tim sekelas Brasil (peringkat 7) hingga Turks and Caicos (peringkat 194). Keberagaman tersebut mencerminkan komitmen FIFA dalam menciptakan laga internasional yang relevan bagi setiap Asosiasi Anggota, terlepas dari tahap perkembangan sepak bolanya.
















































