Pemprov Sulbar Bentuk Kampung Redam untuk Cegah Konflik Sosial

1 hour ago 3

Pemprov Sulbar dorong pembentukan Kampung Redam cegah konflik sosial.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tengah mendorong pembentukan Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung Redam) sebagai upaya pencegahan konflik sosial berbasis masyarakat. Inisiatif ini bertujuan memperkuat rekonsiliasi dan membangun perdamaian di Sulawesi Barat.

Kepala Kesbangpol Sulbar, Muhammad Darwis Damir, mengungkapkan bahwa Kampung Redam dirancang untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat secara permanen. "Model ini diharapkan mampu menjadi ruang dialog, mediasi, dan penyelesaian masalah sebelum konflik berkembang menjadi kekerasan terbuka," jelas Darwis Damir.

Karakter masyarakat Sulbar yang plural dari sisi etnis, agama, budaya, serta kepentingan sosial dan ekonomi, menurut Darwis Damir, merupakan kekuatan yang harus dijaga. Dinamika pembangunan, isu pertanahan, dan kesenjangan sosial dapat memicu konflik jika tidak ditangani secara dini.

Penguatan pencegahan konflik ini sejalan dengan arahan gubernur yang menekankan pentingnya pengelolaan keragaman sosial secara inklusif dan berkelanjutan. Negara memiliki kewajiban mencegah, menghentikan, dan memulihkan konflik sosial melalui pendekatan sistematis dan terpadu.

Langkah Strategis dan Implementasi

Darwis Damir merekomendasikan penetapan desa rawan konflik sebagai lokasi Kampung Redam serta penerbitan Surat Keputusan Kepala Daerah sebagai dasar hukum pelaksanaan. Ia juga mendorong pembentukan Forum Kampung Redam yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Forum ini berfungsi sebagai wadah dialog dan rekonsiliasi agar persoalan sosial dapat diselesaikan melalui musyawarah dan pendekatan kearifan lokal. Pentingnya integrasi dengan Tim Terpadu dan Kader Pelopor Revolusi Mental juga ditekankan untuk deteksi dini dan respon cepat.

Darwis Damir menekankan pentingnya penguatan kapasitas serta monitoring berkelanjutan melalui pelatihan dan evaluasi. "Dengan langkah ini, Kampung Redam diharapkan menjadi model percontohan penanganan konflik sosial yang efektif dan berkelanjutan di Sulbar," tutupnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |