Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan

1 day ago 8

loading...

Sebagai bagian dari implementasi pilar sosial, LPCK menyerahkan bantuan berupa rompi Polisi Lalu Lintas kepada Polsek Serang Baru pada November 2025. Foto/Dok. SindoNews

BEKASI - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip environmental, social, and governance (ESG) melalui berbagai program keberlanjutan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Sebagai pengelola kawasan mandiri berskala kota, LPCK secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek pengembangan kawasan.

Komitmen tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan properti , tetapi juga pada penciptaan nilai sosial jangka panjang serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan operasional. Upaya ini selaras dengan kerangka kerja keberlanjutan Lippo untuk Indonesia PASTI. Sebuah inisiatif strategis Lippo Group yang berlandaskan pada lima pilar utama, yakni Pendidikan, Lingkungan, Sejahtera, Kesehatan, dan Ekonomi, sebagai panduan perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Baca juga: ESG Tak Lagi Sebatas Kewajiban, Kini Inti Strategi Bisnis Berkelanjutan dan Bernilai Panjang

Sebagai bagian dari implementasi pilar sosial, LPCK menyerahkan bantuan berupa rompi Polisi Lalu Lintas kepada Polsek Serang Baru pada November 2025. ”Bantuan tersebut untuk mendukung peningkatan pengaturan serta kelancaran lalu lintas di kawasan sekitar Lippo Cikarang Cosmopolis, sekaligus membantu aparat kepolisian dalam menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jalan,” kata Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan dalam siaran tertulis, Senin (16/2/2026).

Selanjutnya, pada Januari 2026, LPCK menunjukkan kepedulian terhadap kondisi darurat sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, telur, ikan kaleng, serta air mineral, yang disalurkan kepada tujuh desa terdampak, yaitu Desa Sukamulya, Sukadarma, Sukahurip, Sukamanah, Banjarsari, Sukaasih, dan Sukarukun.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Sekaligus menjadi wujud kehadiran perusahaan yang responsif dan empatik dalam menghadapi dinamika sosial di wilayah Kabupaten Bekasi.

Read Entire Article
Politics | | | |