Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Bocah SMPN 26 Bandung di Eks Kampung Gajah

2 hours ago 4

Kapolres Cimahi, AKBO Niko Nurallah Adi Putra.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Penyebab tewasnya ZAA, pelajar kelas VII SMPN 26 Kota Bandung, Jawa Barat terungkap. Bocah berusia 14 tahun itu menjadi korban pembunuhan hingga ditemukan di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah di Jalan Sersan Bajuri Kampung Cihideung, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Jasad pelajar itu ditemukan pada Jumat (13/2/2026) ketika seorang konten kreator melakukan siaran live Tiktok. Polisi langsung membentuk tim untuk mengungkap kasus tersebut hingga akhirnya diketahui korban dianiaya hingga menyebabkan nyawa bocah melayang.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, pelajar tersebut dibunuh pada Senin (9/2/2027) hingga akhirnya baru ditemukan pada Jumat (13/2/2026) malam. Ketika itu konten kreator tersebut mencium bau yang cukup menyengat.

"Jadi korban itu dihabisi Senin sore. Kemudian ada jeda beberapa hari jasad korban baru ditemukan saksi yang sedang live media sosial pada Jumat malam," kata Niko di Mapolres Cimahi, Ahad (15/2/2026).

Hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka pada bagian kepala belakang akibat hantaman benda tumpul dan luka tusuk pada bagian perut. Pelajar itu sudah meninggal dunia sejak diketahui tidak pulang ke rumahnya sepulang sekolah pada Senin (9/2/2026).

Sebelumnya, Kepala SMPN 26 Bandung Titin Supriatin mengatakan, pihaknya menerima informasi itu pada Jumat (13/2/2026) malam dari tayangan live Tiktok. Kemudian pada Sabtu (14/2/2026 sekitar pukul 00.30 WIB Titin menerima kepastian bahwa bocah yang ditemukan itu merupakan peserta didik SMPN 26 Bandung.

"Jadi awalnya ada temen yang WA (WhatsApp) lihat live Tiktok banyak yang nge-tag SMPN 26, saya konfirmasi ke Binmas tolong ditelusuri bisa enggak. Baru setengah 1 kita dapat kabar betul itu Z yang kita cari karena di dalam tas ada seragamnya," ungkap Titin.

Kemudian Sabtu pagi pihak sekolah menerima informasi bahwa mayat yang ditemukan di eks objek wisata Kampung Gajah itu benar-benar ZAA dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.

"Tadi pagi dikabarin Polsek Sukajadi kalau almarhum sudah jelas identitasnya, keluarga sudah tau tapi belum bisa dibawa karena ada kepentingan autopsi," ucap Titin.

Read Entire Article
Politics | | | |