Prabowo Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran Bersama Inggris

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen membangun sepuluh kampus baru di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM) dan kedokteran melalui kerja sama dengan Inggris. Rencana ini mencakup pertukaran dosen dalam kerangka kerja sama pendidikan dengan negara tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menjajaki kerja sama ini dalam pertemuan dengan profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris pada forum UK–Indonesia Education Roundtable di Lancaster House, London, Inggris, Selasa (20/1).

"Bapak Presiden ingin membuat sepuluh kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM," kata Teddy saat memberikan keterangan di Bandara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1).

Forum tersebut dihadiri oleh profesor dari universitas terkemuka seperti King’s College London, Imperial College London, University of Oxford, University of Cambridge, dan London School of Economics. Dalam kerja sama ini, diharapkan adanya peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris serta pembukaan kampus baru berstandar dunia di Indonesia.

Kerja sama juga mencakup pertukaran dosen dari Inggris yang akan mengajar di kampus baru tersebut. Menurut Teddy, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan peringkat universitas Indonesia di dunia.

Rencana Pembangunan Kampus

Presiden Prabowo menilai Indonesia masih kekurangan tenaga medis, termasuk dokter dan dokter gigi. Saat ini, Indonesia hanya memiliki sekitar 9.000 dokter per tahun, sementara dibutuhkan sekitar 140 ribu dokter. Untuk menjawab tantangan ini, Presiden berencana membangun universitas baru yang fokus pada kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang STEM.

Universitas yang dibangun akan berstandar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah. Mereka juga akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.

Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama dengan British Council termasuk penerapan standar IELTS. Prabowo menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap dosen dan profesor asing, termasuk skema profesor tamu dari universitas mitra. Kerja sama ini diyakini akan memberikan manfaat timbal balik bagi pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Presiden optimistis bahwa persiapan dapat diselesaikan sehingga universitas-universitas baru akan mulai menerima mahasiswa pada tahun 2028. "Pada awal tahun 2028, kita bisa memiliki kelompok pertama di Indonesia," kata Presiden.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |