Presiden Dewan Eropa Kecam Trump Soal Greenland, Sekjen NATO Tolak Berkomentar

2 hours ago 2

Masyarakat ambil bagian dalam demonstrasi dengan slogan Hands off Greenland dan Greenland for Greenlanders, di Copenhagen, Denmark, 17 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Dewan Eropa Antonio Costa pada Rabu (21/1/2026) mengatakan bahwa ancaman apa pun terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara anggota Uni Eropa sama sekali tidak dapat diterima. Sementara, Sekjen NATO Mark Rutte menolak untuk berkomentar.

"Kami ingin berkomunikasi dengan mitra AS kami, tetapi kami harus bersikap tegas," kata Costa dalam sidang pleno Parlemen Eropa di Strasbourg, menanggapi ketegangan baru-baru ini antara Amerika Serikat dan Denmark terkait Greenland.

Costa menegaskan bahwa ancaman terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara anggota kami sama sekali tidak dapat diterima. Sementara itu, persatuan NATO sedang dipertanyakan, di tengah kewajiban melindungi kepentingan anggotanya, Uni Eropa tetap harus berhati-hati menavigasi situasi diplomatik yang rumit dengan sekutu utama, tambah presiden dewan tersebut.

Sekretaris Jenderal NATO Marc Rutte pada Rabu enggan mengomentari ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Denmark atas Greenland, mengatakan dirinya sedang menangani isu ini "di balik layar".

"Itulah mengapa Anda tidak akan mendengar saya berkomentar. Anda bisa yakin bahwa saya sedang menangani isu ini [ketegangan AS-Denmark] di balik layar, tetapi saya tidak dapat melakukannya di depan umum. Tidak ada komentar dari saya soal isu Greenland," kata Rutte di Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Rutte menilai bahwa "diplomasi bijaksana" merupakan satu-satunya solusi untuk ketegangan ini, dan perannya sebagai sekretaris jenderal NATO adalah untuk mengatasi ketegangan internal tersebut secara diam-diam, dengan tidak berkomentar di hadapan publik.

Eropa aman karena "hubungan transatlantik yang solid", katanya.

Greenland adalah bagian dari Kerajaan Denmark. Namun, Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa Greenland harus bergabung dengan AS, dengan alasan pentingnya strategis pulau-pulau tersebut untuk keamanan nasional.

Menanggapi pernyataan Trump, otoritas Denmark dan Greenland telah memperingatkan Washington agar tidak merebut pulau itu, dan menegaskan bahwa integritas teritorial mereka harus dihormati.

sumber : Antara, Sputnik

Read Entire Article
Politics | | | |