Alex Baena (kanan) dari Spanyol beraksi melawan Ali Jasim (kiri) dari Irak dalam pertandingan persahabatan internasional di A Coruna, Spanyol, Jumat (5/6/2026) dini hari WIB.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Spanyol akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi debutan asal Afrika, Tanjung Verde, pada laga pembuka Grup H di Stadion Atlanta, Senin (15/6/2026) pukul 23.00 WIB.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan pengalaman yang sangat berbeda. Spanyol datang sebagai salah satu kandidat juara sekaligus pemegang gelar Piala Eropa 2024. Adapun Tanjung Verde baru pertama kali merasakan atmosfer putaran final Piala Dunia.
Di atas kertas, La Roja lebih diunggulkan. Skuad asuhan Luis de la Fuente dipenuhi pemain yang telah membuktikan kualitasnya di kompetisi elite Eropa. Nama-nama seperti Pedri, Rodri, Nico Williams, Lamine Yamal, Marc Cucurella, hingga Mikel Oyarzabal menjadi modal kuat bagi Spanyol untuk membuka turnamen dengan kemenangan.
Meski demikian, performa Spanyol menjelang Piala Dunia tidak sepenuhnya meyakinkan. Dalam empat laga uji coba terakhir, mereka hanya meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang. Hasil tersebut menunjukkan masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu disempurnakan sebelum memasuki fase kompetitif.
De la Fuente juga mendapat kabar baik menjelang laga perdana. Beberapa pemain yang sebelumnya mengalami masalah kebugaran, termasuk Lamine Yamal, dilaporkan sudah siap kembali masuk dalam skuad pertandingan.
Suporter Spanyol berharap generasi saat ini mampu menghapus kenangan buruk dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Setelah menjadi juara pada 2010, La Roja gagal lolos dari fase grup pada 2014 serta tersingkir di babak 16 besar pada edisi 2018 dan 2022.
Karena itu, kemenangan pada laga pembuka dinilai penting untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menjaga momentum dalam persaingan Grup H.
Namun Tanjung Verde datang bukan sekadar untuk meramaikan turnamen. Tim berjuluk Blue Sharks itu memastikan tiket ke Piala Dunia setelah menyingkirkan Kamerun, salah satu kekuatan tradisional sepak bola Afrika.
Pelatih Bubista menegaskan timnya tidak memiliki rasa takut menghadapi lawan sekelas Spanyol. Menurut dia, tampil di Piala Dunia merupakan kesempatan besar bagi para pemainnya untuk menunjukkan kemampuan di panggung tertinggi sepak bola dunia.
sumber : Antara

5 hours ago
8
















































