Ratusan Santri Manbaul Hikam Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Bantah Ada Santri yang Meninggal

4 hours ago 7

Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026). Bupati Sidoarjo Subandi memastikan seluruh santri dan santriwati tersebut telah tertangani dan pihaknya bergerak cepat dalam menangani kejadian itu serta mengimbau para orang tua santri agar tidak panik.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Bupati Sidoarjo Subandi memastikan seluruh pasien santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Sidoarjo, Jawa Timur, korban dugaan keracunan makanan yang dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah setempat tertangani dengan baik. Subandi pun membantah kabar ada santri yang meninggal dalam insiden tersebut.

"Tidak ada yang meninggal, semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita yang menyatakan ada yang meninggal, itu tidak benar,” kata Subandi usai mengunjungi korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa.

Subandi menyatakan, jumlah pasien yang ditangani di RSUD Notopuro Sidoarjo berjumlah kurang lebih 200 santri, sementara di RS Delta Surya sebanyak 15 orang, dan sejumlah 58 santri juga dirawat di RS Islam Siti Hajar Sidoarjo. Total santri yang dirawat sekitar 273 orang.

Ia menegaskan seluruh santri korban telah terpantau dan mendapatkan penanganan medis dengan baik di masing-masing rumah sakit. Kondisi seluruh pasien terus membaik dan sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan dalam kondisi sehat oleh tim medis.

Ia juga meminta para wali santri dan keluarga agar tidak khawatir karena pemerintah daerah bersama rumah sakit terus memaksimalkan pelayanan hingga seluruh pasien dinyatakan sembuh.

"Santri yang masih membutuhkan perawatan akan tetap mendapatkan pengawasan dari pihak rumah sakit sebelum diperbolehkan kembali ke rumah," kata Subandi.

Hingga pukul 21.50 WIB, sejumlah ambulans yang membawa santri masih berdatangan di pintu Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Notopuro Sidoarjo. Ratusan keluarga santri korban juga terpantau masih berada di rumah sakit.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |