Rupiah Hari Ini Jatuh ke Rp17.725 per Dolar AS, Analis Beberkan Apa Saja Pemicunya

5 hours ago 12

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Rabu (26/8/2026), usai turun 2 poin atau sekitar 0,01% ke level Rp17.725 per dolar AS. Foto/Dok

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Rabu (26/8/2026), usai turun 2 poin atau sekitar 0,01% ke level Rp17.725 per dolar AS. Tren pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI hari ini usai bertengger pada level Rp17.717/USD atau lebih rendah dari sesi sebelumnya Rp17.703.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal usai Media Rusia melaporkan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata.

“Kantor berita milik negara Rusia, RIA, melaporkan kesepakatan tersebut dengan mengutip sumber-sumber dari Pakistan dan Iran. Kesepakatan yang dilaporkan itu mencakup kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz dan diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Rupiah Terkini Rp17.717 per Dolar AS, Calon Gubernur BI Destry Damayanti: Masih Undervalued

Laporan tersebut muncul setelah pejabat Pakistan pekan ini menyatakan telah mencapai kemajuan dalam pembicaraan mediasi dengan Iran, serta membahas pemulihan kesepakatan gencatan senjata sementara. Pakistan telah menjadi mediator regional utama dalam konflik AS-Iran yang sedang berlangsung, dan juga turut memfasilitasi kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara pada bulan Juni lalu.

Para investor kini beralih pada data (PCE) AS yang akan dirilis pada hari Rabu dan pidato penting pertama Warsh sebagai Ketua The Fed di simposium Jackson Hole pada hari Jumat. Laporan PCE akan memberikan gambaran tambahan mengenai kondisi ekonomi AS dan tekanan inflasi.

Read Entire Article
Politics | | | |