Senator AS: Mohammed bin Salman Harus Hentikan Perseteruan Arab Saudi dengan UEA

3 hours ago 3

loading...

Putra Mahkota Mohammed bin Salman didesak hentikan perseteruan Arab Saudi dengan Uni Emirat Arab. Foto/SPA

MUNICH - Senator Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham mengatakan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman harus menghentikan perseteruannya dengan Uni Emirat Arab (UEA). Senator sekutu Presiden Donald Trump ini memihak Abu Dhabi dalam persteruannya dengan Riyadh.

“Hentikan itu, Arab Saudi, hentikan. Saya sudah muak dengan omong kosong ini. MBZ bukan seorang Zionis dan Anda justru memperkuat Iran dengan memicu konflik ini,” kata Graham pada konferensi Keamanan Munich, seperti dikutip dari Middle East Eye (MEE), Minggu (15/2/2026).

MBZ adalah singkatan untuk pemimpin UEA, Mohamed bin Zayed.

Baca Juga: Perseteruan Arab Saudi dan UEA Meruncing, Dikhawatirkan Munculkan Konflik Baru di Teluk

Graham tampak sangat kesal dengan kritik yang dilontarkan para pemikir dan analis Arab Saudi terhadap UEA atas kemitraannya yang erat dengan Israel.

Israel telah diisolasi di ibu kota Arab lainnya atas apa yang disebut PBB sebagai genosida di Gaza, dengan lebih dari 72.000 orang tewas, dan serangan Israel terhadap Lebanon, Suriah, dan Iran. Namun, UEA umumnya mendukung Israel. Kedua negara menormalisasi hubungan pada tahun 2021 sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham yang dimediasi AS.

Para pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS mengatakan kepada MEE bahwa pemerintahan Trump telah mencatat "dimensi keagamaan" dalam perseteruan antara keluarga-keluarga kaya Teluk yang memerintah kedua negara Teluk tersebut.

MEE mengungkapkan pada hari Rabu bahwa UEA menekan kelompok-kelompok lobi pro-Israel, termasuk Komite Yahudi Amerika, yang memiliki kantor di Abu Dhabi, untuk mengutuk Arab Saudi atas dugaan anti-Semitisme.

Read Entire Article
Politics | | | |