REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, –
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 44 Minahasa berhasil membuktikan potensi akademik siswanya di kancah kompetisi sains. Salah satu siswi mereka, Junivia Vanecia Tulung, berhasil lolos mewakili Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional bidang Biologi.
Kepala Sekolah SRMA 44 Minahasa, Jefta Makikui, di Manado, Kamis, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Junivia merupakan bukti nyata bahwa siswa dari Sekolah Rakyat mampu bersaing secara akademik.
Junivia sebelumnya telah mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Sulut. Berkat kerja kerasnya, ia berhasil menyisihkan peserta lain dan berhak melaju ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Agustus 2026.
Mematahkan Stigma Sekolah Tertinggal
Jefta Makikui menjelaskan bahwa partisipasi dalam lomba sains ini bertujuan untuk mematahkan anggapan bahwa Sekolah Rakyat adalah sekolah tertinggal. Pihaknya ingin membangun rasa percaya diri para siswa agar mampu bersaing secara setara di tingkat nasional.
Ia menekankan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk meraih prestasi tinggi. Melalui ajang kompetisi resmi, sekolah melatih proses berpikir kritis, ketekunan, dan semangat juang para siswa.
“Kami ingin meningkatkan rasa percaya diri para siswa, mengembalikan keyakinan diri bahwa mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk sukses seperti anak-anak lainnya,” ujarnya. SRMA 44 Minahasa sendiri fokus memberikan akses pendidikan berkualitas untuk memutus mata rantai kemiskinan di berbagai wilayah di Sulut.
Kisah Inspiratif dari Keluarga Sederhana
Junivia Vanecia Tulung datang dari keluarga sederhana di Kecamatan Sonder. Ayahnya, Toar Harly Tulung, berprofesi sebagai pelaku usaha ikan mujair dengan pendapatan keluarga sekitar Rp1,5 juta per bulan. Keluarga ini masih menumpang di rumah milik orang lain dan tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) desil 2.
Meski berasal dari keluarga penerima bantuan sosial, semangat Junivia untuk berprestasi tidak surut. Ia harus bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari berbagai daerah di Sulut untuk bisa lolos ke tingkat nasional.
Keberhasilan Junivia kini menjadi bukti nyata bahwa program Sekolah Rakyat mampu memberi akses dan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia membuktikan bahwa anak dari keluarga PKH pun bisa bersinar dan mengejar mimpi setinggi-tingginya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
16

















































