Kemenkum Kalbar Perkuat Kapasitas Paralegal di Kubu Raya

4 hours ago 10

Kemenkum Kalbar perkuat peran paralegal di Kubu Raya.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK, – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat mengambil langkah strategis dengan memperkuat kapasitas paralegal di Kabupaten Kubu Raya. Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat.

Kepala Wilayah Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, menyatakan bahwa paralegal memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan bantuan hukum, edukasi, dan informasi hukum kepada masyarakat. "Melalui penguatan kapasitas ini, kami berharap paralegal dapat memberikan pendampingan yang profesional dan terstandar hingga ke tingkat desa," ujarnya pada Selasa di Pontianak.

Jonny menekankan pentingnya sinergi antara paralegal bersertifikat dengan Pos Bantuan Hukum Desa (Posbankumdes) untuk memperluas jangkauan layanan hukum. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan masyarakat memperoleh akses layanan hukum yang mudah, cepat, dan berkeadilan.

Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Amizan, juga menaruh harapan besar terhadap penguatan kapasitas ini. Ia berharap adanya standar yang seragam dapat meningkatkan kualitas pendampingan hukum oleh paralegal, sehingga lebih profesional dan mampu membantu masyarakat secara optimal. "Melalui penguatan ini, kami berharap paralegal dapat semakin maksimal dalam memberikan layanan, terutama melalui Posbankumdes," katanya.

Kegiatan penguatan paralegal ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang telah dilaksanakan pada Desember 2024. Para peserta diharapkan memahami peran dan fungsi mereka secara lebih komprehensif serta berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkum Kalbar bersama LBH Pontianak akan melakukan pengawasan terhadap paralegal bersertifikat yang bernaung di bawah lembaga bantuan hukum, sesuai dengan ketentuan dalam Permenkumham Nomor 34 Tahun 2025 tentang Paralegal dalam Pemberian Bantuan Hukum.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |