Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno Hatta Urung Beroperasi Pekan Depan, Fokus Benahi Halte

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menunda rencana pengoperasian Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta yang semula dijadwalkan mulai pekan depan. Penundaan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung di sepanjang rute tersebut.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemprov Jakarta ingin memastikan layanan Transjabodetabek pada rute baru itu beroperasi secara optimal. Menurut dia, rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan menjadi salah satu wajah Jakarta, terutama bagi penumpang yang baru tiba di bandara internasional.

“Tadi sudah diputuskan untuk rute dari Blok M ke Soekarno-Hatta. Pertama, jumlah armadanya harus cukup agar penumpang tidak menunggu terlalu lama. Kedua, halte-halte baru perlu dibangun dan diperbaiki,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan melintasi wilayah Kota Tangerang. Namun, hingga saat ini belum tersedia halte Transjakarta di wilayah tersebut. Karena itu, Pemprov Jakarta menilai pembangunan halte menjadi kebutuhan mendesak sebelum layanan dioperasikan secara penuh.

“Untuk rute ke Soekarno-Hatta, apa pun ini adalah wajah Jakarta, bahkan wajah Indonesia. Karena itu, saya sudah memerintahkan agar halte-haltenya dibangun sampai kemudian bisa beroperasi secara normal,” ujar Pramono.

Ia menegaskan, Pemprov Jakarta tidak ingin titik pemberhentian Transjabodetabek hanya berupa bus stop sederhana. Menurut dia, hal tersebut berpotensi menimbulkan kesan kurang baik, terutama bagi penumpang dari luar negeri.

“Pasti nanti warga negara asing juga akan menggunakan layanan ini. Maka wajahnya harus wajah yang bagus. Itu yang sedang kami persiapkan,” kata dia.

Meski pengoperasian rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta ditunda, Pramono meminta agar layanan tersebut sudah dapat dibuka sebelum Idul Fitri 2026, meskipun pembangunan halte belum sepenuhnya rampung. Dengan demikian, masyarakat yang hendak mudik menggunakan pesawat dapat memanfaatkan layanan Transjabodetabek tersebut.

“Saya sudah meminta agar sebelum Idul Fitri trayek ini sudah dibuka. Mudah-mudahan bisa pada minggu keempat Februari atau awal Maret nanti,” kata Pramono.

Read Entire Article
Politics | | | |