Uang Sitaan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Hunian Korban Bencana

4 weeks ago 33

Presiden Prabowo Subianto menghadiri uang senilai Rp 6,6 triliun hasil sitaan Satgas PKH di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyerahkan uang hasil eksekusi tindak pidana korupsi ekspor minyak mentah kelapa sawit (CPO) dan denda administratif kehutanan senilai Rp 6,625 triliun. Hal itu dilakukan Kejagung yang menjadi bagian Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Jaksa Agung Sinitiar Burhanuddin menyerahkan uang tersebut kepada negara melalui Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan pada Rabu (24/12/2025). Presiden Prabowo mengatakan, uang Rp 6,625 triliun dapat digunakan untuk membangun hunian korban bencana alam di Sumatera.

Selain itu, sambung dia, uang sebanyak itu juga bisa dipakai pemerintah untuk memperbaiki ribuan sekolah rusak di berbagai daerah. Prabowo menjanjikan, pemerintahannya bakal menyelamatkan uang negara lebih banyak lagi ke depannya.

"Yang Rp 6 triliun di sini, kalau kita mau untuk renovasi sekolah. 6.000 sekolah bisa kita perbaiki. Dan kalau kita mau, bikin rumah untuk hunian tetap pengungsi, seratus ribu rumah hunian tetap untuk (korban) bencana tiga provinsi (di Sumatera)," kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo mengatakan, dari laporan yang diterimanya jumlah kebutuhan hunian tetap sebagai pengganti korban bencana di tiga provinsi sekitar 200 ribu unit. Bencana banjir bandang dan tanah longsor menimpa Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Prabowo, dengan adanya uang dari hasil penindakan hukum yang dilakukan Satgas PKH, setidaknya dapat membantu pemerintah memenuhi kebutuhan separuhnya. "Dengan ini saja (Rp 6,625 triliun), sudah 100 ribu (hunian) terbayar," ujar RI 1.

Dia pun mengaku, bangga dengan kinerja Kejagung dan Satgas PKH dalam mengembalikan kerugian negara dari tindak pidana yang dilakukan oleh perorangan maupun korporasi. Pasalnya, ia sudah berkali-kali mengingatkan, potensi kerugian negara dari banyak sektor membuat negara tekor.

"Satgas PKH saya bangga dengan kalian. Dan saya berterima kasih atas kinerja Kejaksaan Agung," ujar Prabowo. Adapun uang Rp 6,625 triliun dari dua kategori.

Read Entire Article
Politics | | | |