Ilustrasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Sumatera Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan aspek keamanan dan keselamatan jamaah umrah asal Indonesia menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
“Kementerian Perhubungan sudah menegaskan saat ini yang terpenting adalah keselamatan terlebih dahulu terkait keberangkatan umrah,” kata General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, Jumat (13/3/2026).
Hal tersebut disampaikan Dony menyikapi rencana keberangkatan jamaah umrah asal Ranah Minang ke Arab Saudi pada 23 Maret 2026. Namun, Angkasa Pura setempat bersama Kemenhub, pihak travel, dan instansi terkait masih membahas apakah keberangkatan tersebut dapat dilaksanakan atau tidak.
“Jadwal keberangkatan 23 Maret 2026 itu memang masih tercantum, tetapi kami masih menunggu perkembangan situasi hingga 18 Maret 2026,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dony menegaskan Pemerintah Indonesia hingga kini terus melayani penjemputan jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi. Hal ini untuk memastikan kehadiran negara bagi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan yang sedang berkonflik.
sumber : Antara

2 hours ago
4
















































