Warga duduk di tepian Waduk Sumur Karang yang mengering di Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (24/8/2026). Waduk seluas 5,7 hektare yang berperan sebagai irigasi lahan pertanian tersebut mengalami kekeringan sejak sebulan terakhir akibat musim kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Hamparan dasar Waduk Sumur Karang yang mengering di Kronjo, Tangerang. Waduk yang selama ini dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian warga kini kehilangan genangan air akibat kemarau panjang. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Warga berada di kawasan Waduk Sumur Karang yang berubah menjadi lahan kering. Menyusutnya sumber air waduk berpotensi mengganggu ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi pertanian di sekitar Kronjo. BPBD Kabupaten Tangerang mencatat sekitar 43 hektare tanaman padi berpotensi mengalami puso akibat kekeringan dan penurunan debit irigasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Kemarau yang berlangsung selama sekitar sebulan membuat Waduk Sumur Karang di Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, mengering. Waduk seluas 5,7 hektare yang selama ini berfungsi sebagai sumber irigasi lahan pertanian berubah menjadi hamparan tanah kering.
Kondisi tersebut terjadi ketika dampak kekeringan di Kabupaten Tangerang semakin meluas. BPBD Kabupaten Tangerang pada awal Agustus mencatat 13 kecamatan mengalami krisis air bersih, dengan 1.565 kepala keluarga atau 6.260 jiwa terdampak. Kekeringan juga mengancam sektor pertanian; sekitar 43 hektare tanaman padi di 12 kecamatan dan 24 desa berpotensi mengalami gagal panen akibat berkurangnya pasokan air irigasi.
sumber : Antara Foto

1 hour ago
4

















































