Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut

6 hours ago 17

loading...

Kemenlu bersama Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF) berkolaborasi menggelar Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026. Foto/Istimewa.

JAKARTA - Rangkaian acara puncak final Youth ESG in Maritime Innovation Challenge resmi berakhir Rabu, (3/6/2026). Sebanyak 8 peserta terbaik dari berbagai daerah dan negara diterbangkan langsung ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian lokakarya (workshop) intensif dan tahap penjurian akhir selama tiga hari berturut-turut.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF) berkolaborasi menggelar Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026. Langkah strategis ini dirancang untuk menjaring pemimpin muda dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa S1 dari seluruh Kawasan Asia Tenggara agar melahirkan inovasi nyata dalam melindungi ekosistem laut , khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Program ini dirancang secara khusus untuk menjembatani kesenjangan antargenerasi dengan melibatkan kaum muda dalam kreasi bersama yang strategis guna membangun ekonomi maritim yang siap menghadapi masa depan. Kompetisi ini menggunakan kerangka kerja Blue Ocean untuk memicu ide-ide segar yang mampu menciptakan ruang pasar baru yang tidak diperebutkan (uncontested market space).

Program kolaborasi yang diinisiasi Sampoerna University dan Blue Ocean Academy ini sukses menjaring ratusan inovator muda dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara yang siap membawa perubahan nyata melalui pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno yang juga Distinguished Fellow dalam inisiatif Youth ESG in Maritime Innovation Challenge ini menegaskan pentingnya aksi nyata dari generasi muda di tengah besarnya tekanan lingkungan maritim saat ini. Menurutnya, lautan bukan sekadar bentangan air, melainkan urat nadi kehidupan bagi mayoritas masyarakat di kawasan.

Read Entire Article
Politics | | | |