Ariana Grande Menyalurkan Bantuan untuk Anak-Anak Gaza

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Ariana Grande meluncurkan inisiatif filantropi terbarunya melalui yayasan Brighter Days Ahead Foundation. Sebagai langkah awal, yayasan tersebut memberikan hibah kepada organisasi kemanusiaan Save the Childen UK untuk menyalurkan bantuan bagi anak dan keluarga di Gaza, Palestina.

Save the Children UK mengonfirmasi bahwa dana dari yayasan Grande akan digunakan untuk upaya kemanusiaan di Gaza. Meski jumlah hibah yang diberikan tidak diungkapkan kepada publik, organisasi tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ariana Grande atas dukungan yang diberikan.

"Terima kasih Ariana, Brighter Days Ahead Foundation, sudah bersolidaritas bersama anak-anak di Gaza. Dana tersebut akan langsung diberikan kepada anak-anak dan keluarga di Gaza, untuk membantu mereka melewati situasi yang sangat sulit yang mereka alami," kata Save the Childen UK, dilansir laman Arab News, Sabtu (20/6/2026).

Save the Children UK menjelaskan bahwa dukungan dari para donatur, termasuk melalui hibah seperti yang diberikan oleh Ariana Grande, telah memungkinkan mereka memperluas respons kemanusiaan di wilayah Palestina tersebut. "Dengan dana seperti ini, kami telah menjangkau 183.459 anak dengan bantuan tunai, 83 ribu anak dengan dukungan kesehatan dan nutrisi, dan 11.357 anak dengan program pendidikan," kata badan amal tersebut.

Save the Children UK menyatakan bahwa perlindungan yang sesungguhnya bagi anak-anak di Gaza hanya dapat terwujud melalui berakhirnya okupasi Israel. Namun badan amal itu berkomitmen untuk terus mendampingi anak-anak dan keluarga terdampak hingga penderitaan yang mereka alami berakhir.

Sementara itu, peluncuran Brighter Days Ahead menandai langkah filantropi terbaru Ariana Grande. Sebelumnya, penyanyi tersebut telah terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk kampanye yang berfokus pada peningkatan kesadaran mengenai kesehatan mental.

Ke depan, Brighter Days Ahead Foundation diharapkan akan menyalurkan hibah kepada berbagai organisasi yang bekerja di beragam sektor. Yayasan tersebut disebut akan berfokus pada komunitas yang terdampak krisis, ketimpangan sosial, serta keterbatasan akses terhadap layanan-layanan penting.

Belum lama ini, nama Ariana Grande mendapat sorotan setelah mengecam Gedung Putih karena menggunakan lagu "Bye" dalam video TikTok yang mempromosikan operasi penangkapan oleh agen ICE (Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS). la melontarkan kritik langsung melalui kolom komentar video tersebut. Grande menegaskan ia tidak mengizinkan musiknya dikaitkan dengan kebijakan maupun tindakan yang menurutnya tidak manusiawi.

"Tolong jangan pernah menggunakan musik saya terkait dengan omong kosong yang biadab, tidak manusiawi, dan keji ini. Pers*tan ICE," kata Grande dilansir laman Billboard.

Perwakilan Grande telah mengonfirmasi bahwa komentar pada video itu memang ditulis langsung oleh sang musisi. Namun kini komentar tersebut tampaknya sudah dihapus.

Video TikTok yang diunggah Gedung Putih menampilkan kompilasi rekaman agen ICE melakukan penangkapan. Setelah diprotes Grande, video tersebut kini tidak menggunakan audio lagi.

Read Entire Article
Politics | | | |