Diminta Donald Trump Menyerah Tanpa Syarat, Iran: Mimpi!

5 hours ago 4

loading...

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar Teheran menyerah tanpa syarat untuk mengakhiri perang. Pezeshkian sebut permintaan Trump itu mimpi. Foto/Iran International

TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menolak keras permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar Teheran menyerah tanpa syarat untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung. Pezeshkian mengatakan permintaan Trump itu adalah "mimpi".

Pezeshkian menjawab permintaan Trump tersebut sambil menyampaikan permintaan maaf yang jarang terjadi atas serangan Iran yang menghantam negara-negara tetangga, bahkan ketika rudal dan drone terus menyerang negara-negara Teluk.

Baca Juga: IRGC Tunggu Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Dalam pidato yang direkam sebelumnya dan disiarkan di televisi pemerintah pada hari Sabtu, Pezeshkian mengatakan Iran tidak akan pernah menyerah.

"Musuh-musuh Iran harus membawa mimpi mereka tentang penyerahan tanpa syarat rakyat Iran ke liang kubur mereka,” kata Pezeshkian dalam pernyataan yang semakin meningkatkan eskalasi konflik lebih dari sepekan, yang telah mencekik pasokan minyak global dan membatasi perjalanan udara dunia, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Minggu (8/3/2026).

Selama pidatonya, Pezeshkian juga menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga atas tindakan Iran baru-baru ini, dalam upaya nyata untuk meredakan kemarahan regional setelah serangan Iran menghantam sejumlah target di negara-negara Teluk Arab.

Teheran telah menanggapi serangan di wilayahnya dengan menargetkan Israel, dan juga negara-negara Teluk Arab yang menjadi tuan rumah instalasi militer AS. Sementara Israel juga telah melancarkan serangan intensif di Lebanon, tempat kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran bermarkas.

Selama seminggu terakhir, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab semuanya melaporkan serangan drone dan rudal Iran.

Pezeshkian mengatakan dewan kepemimpinan sementara Iran telah menyetujui penangguhan serangan terhadap negara-negara tetangga kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut.

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada negara-negara tetangga yang terkena dampak tindakan Iran,” katanya.

Masih belum jelas apakah pernyataan Pezeshkian menandakan keputusan yang lebih luas oleh Teheran untuk mengurangi kampanye militernya, atau apa yang mendorong perubahan yang tampak ini, dengan laporan yang menunjukkan beberapa serangan masih diarahkan ke negara-negara Teluk pada Sabtu pagi.

Pada hari Sabtu, video yang dipublikasikan di media sosial dan diperoleh oleh BBC menunjukkan serangan drone yang tampak di properti bandara internasional Dubai.

Read Entire Article
Politics | | | |