Dokter Tifa Dirawat Inap di RS Polri, GERD Kambuh Akibat Stres Tinggi

1 hour ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, menjalani rawat inap di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, pada Jumat malam. Kondisi ini dipicu oleh kambuhnya penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) yang dideritanya.

Kuasa hukum Dokter Tifa, Refly Harun, menjelaskan bahwa kliennya memiliki penyakit bawaan, salah satunya GERD. Penyakit tersebut kambuh karena Dokter Tifa tidak makan sejak pagi dan menghadapi tingkat stres yang tinggi.

Kondisi tersebut diperparah dengan kelelahan setelah menjalani berbagai aktivitas. Akibatnya, Dokter Tifa sempat harus menggunakan kursi roda setelah menjalani pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Polri.

Ujian Disertasi di Tengah Tekanan

Refly mengungkapkan bahwa sebelum pemeriksaan kesehatan, Dokter Tifa menjalani berbagai persiapan terkait seminar hasil disertasinya yang telah dijadwalkan sebelumnya. Rangkaian aktivitas tersebut dinilai sangat menguras kondisi fisik dan mental kliennya.

"Alhamdulillah ujian tetap terlaksana melalui Zoom, tetapi dalam kondisi penuh tekanan dan tidak nyaman," ujar Refly di Jakarta, Jumat malam. Setelah seluruh agenda selesai, tim dokter melakukan evaluasi kesehatan dan memutuskan Dokter Tifa perlu menjalani perawatan inap untuk pemantauan lebih lanjut.

Kondisi Roy Suryo

Sementara itu, Refly tidak menjelaskan secara rinci penyakit yang dialami tersangka lain dalam perkara yang sama, Roy Suryo. Ia hanya menyebutkan bahwa penyakit yang diderita Roy Suryo tidak spesifik dan cukup umum.

"Tidak mungkin kita bicara sakit orang. Penyakit Mas Roy tidak spesifik dan cukup umum. Sekitar 30 persen masyarakat Indonesia mengidap penyakit tersebut," kata Refly.

Hingga Jumat malam, Roy Suryo dan Dokter Tifa masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati sambil menunggu perkembangan kondisi kesehatan mereka. Keduanya menjalani pemeriksaan kesehatan sekitar pukul 17.55 WIB dan langsung dibawa ke IGD dengan pengawalan dari Polda Metro Jaya.

Roy Suryo tiba mengenakan kaus biru-putih dan celana pendek abu-abu gelap. Saat turun dari mobil tahanan, ia mengepalkan tangan sambil mengucapkan, "Siap." Tak lama kemudian, Dokter Tifa turun dari kendaraan tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Sebelumnya, Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis menyatakan Roy Suryo ditangkap penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Sementara itu, Tim Pembela Dokter Tifa menyebut Tifauzia Tyassuma ditangkap aparat kepolisian di apartemennya pada Jumat sekitar pukul 06.47 WIB.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |