OJK Janji Percepat Reformasi Pasar Modal Usai Catatan MSCI

4 hours ago 11

Warga mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 245 poin atau 4,20 persen ke level 5.595, hal tersebut memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan melanjutkan reformasi pasar modal setelah MSCI memberikan sejumlah catatan terkait transparansi dan aliran informasi di pasar modal Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan integritas pasar sekaligus menjaga kepercayaan investor.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan catatan yang disampaikan MSCI menjadi masukan penting bagi regulator untuk terus memperkuat berbagai pembenahan di sektor pasar modal.

Menurut Hasan, OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Self Regulatory Organization (SRO) telah menjalankan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas tata kelola, transparansi, serta perlindungan investor di pasar modal Indonesia.

“OJK akan terus melanjutkan reformasi pasar modal guna meningkatkan integritas, transparansi, dan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global,” ujar Hasan, Jumat (19/6/2026).

MSCI sebelumnya mempertahankan Indonesia dalam kelompok pasar berkembang (emerging market). Namun, lembaga penyedia indeks global tersebut menyoroti sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki, terutama terkait keterbukaan struktur kepemilikan saham, kualitas arus informasi, dan transparansi pasar.

Hasan mengatakan regulator telah melakukan berbagai langkah perbaikan, antara lain penguatan keterbukaan informasi emiten, peningkatan pengungkapan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner atau UBO), serta penguatan pengawasan aktivitas perdagangan saham.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan bursa juga akan terus berkomunikasi dengan MSCI untuk memperoleh pemahaman yang lebih rinci mengenai aspek-aspek yang menjadi perhatian lembaga tersebut.

Read Entire Article
Politics | | | |