REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah semakin padatnya ruang digital dan persaingan memperebutkan perhatian konsumen, tantangan terbesar bisnis saat ini dinilai tak lagi bisa sekadar menjangkau audiens. Guru Besar Digital Marketing Binus University Prof Retno Dewanti mengungkapkan, bisnis harus membangun keterlibatan yang mampu menghasilkan nilai dan pertumbuhan berkelanjutan.
Dalam pengukuhan guru besarnya di Jakarta, Jumat(19/6/2026) Retno yang fokus kepada pengembangan ekosistem pemasaran digital yang berkelanjutan dan berdampak bagi bisnis maupun masyarakat, menghadirkan orasi ilmiah berjudul “Dari Interaksi ke Konversi: Membangun Ekosistem Digital Marketing Berkelanjutan”.
Retno menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pemasaran dari yang sebelumnya berorientasi pada penyampaian pesan menjadi pengalaman yang berpusat pada pelanggan. Ia menjelaskan, keberhasilan pemasaran digital saat ini tidak lagi diukur dari jumlah tayangan atau pengikut semata, melainkan dari kemampuan membangun hubungan yang relevan, personal, dan bermakna dengan konsumen.
Dalam ekosistem digital yang semakin kompetitif, keterlibatan pengguna, relevansi konten, kecepatan respon, dan interaktivitas menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan bisnis. Melalui kerangka kerja digital marketing yang terintegrasi, Retno menekankan pentingnya perjalanan pelanggan yang dimulai dari membangun kesadaran (reach), mendorong interaksi (act), menghasilkan konversi (convert), hingga membangun loyalitas jangka panjang (engage).
Dia menegaskan, pendekatan tersebut memungkinkan organisasi mengelola hubungan pelanggan secara lebih strategis dan berkelanjutan. Lebih lanjut, ia menyoroti besarnya peluang ekonomi digital Indonesia yang didukung oleh tingginya penetrasi internet, penggunaan media sosial, serta pertumbuhan platform digital yang semakin pesat.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi berbagai tantangan seperti keamanan data, penipuan digital, perubahan algoritma platform, serta kebutuhan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Sejalan dengan perkembangan tersebut, Retno menekankan bahwa digital marketing memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas akses pasar, memperkuat daya saing industri kreatif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, pemanfaatan teknologi digital yang tepat dapat menjadi katalis bagi lahirnya inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian akademik individu, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghasilkan pemikiran yang mampu menjawab tantangan zaman. Kami percaya kontribusi Prof. Retno akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam pengembangan keilmuan digital marketing yang berdampak bagi dunia usaha, masyarakat, dan pembangunan bangsa," ujar dia.
Nelly menganggap, pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan kampus dalam 45 tahun kontribusinya di dunia pendidikan. Melalui penguatan peran Guru Besar, pihaknya terus mendorong lahirnya inovasi, riset, dan kolaborasi yang relevan dengan perkembangan industri serta kebutuhan masyarakat.

4 hours ago
9











































