Dosen dan Mahasiswa Ilkom UMJ Perkuat Literasi Digital Siswa Melalui DIGICARE 2026

1 hour ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tim Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (Ilkom FISIP UMJ) menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat melalui acara DIGICARE (Digital Literacy, Empathy, and Privacy for Youth). Tim dosen terdiri atas terdiri dari Syifa Astasia Utari, Sofia Hasna, Winda Dwi Astuti Zebua, dan Velda Ardia Murdiana.

Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa mata kuliah Event Management kelas I Ilkom FISIP UMJ dalam mengelola seluruh rangkaian acara, mulai dari tahap perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, hingga evaluasi sebagai implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE). Acara yang bertujuan untuk memperkuat literasi digital bagi siswa ini berlangsung di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, Jumat (24/07/2026).  

Pada kesempatan tersebut, Rektor UMJ, Ma’mun Murod menyampaikan generasi muda memiliki peran penting sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. Ia berharap para siswa SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang kelak mampu berkontribusi sebagai pemimpin di tingkat daerah, provinsi maupun nasional. 

“Untuk mewujudkan harapan tersebut, perlu dilalui dari hal-hal kecil sampai besar, salah satunya melalui penguatan literasi digital, empati, dan kesadaran menjaga privasi sebagaimana diangkat dalam kegiatan DIGICARE,” ujarnya. 

Ia juga menjelaskan literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan menyaring informasi yang beredar di media sosial. Selain itu, ia menambahkan mengenai pentingnya memiliki rasa empati yang dapat mencegah berbagai tindakan negatif, termasuk perundungan yang masih sering terjadi di kalangan pelajar. Ia juga turut memotivasi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan aktif berorganisasi. 

“Ada tiga hal yang perlu kalian persiapkan. Pertama, membangun relasi yang baik dengan Tuhan melalui ibadah sholat. Kedua, menjaga prestasi akademik selama menempuh pendidikan. Ketiga, nantinya pada saat kuliah dipastikan harus aktif di organisasi,”ujarnya. 

Sementara itu,  Ketua Prodi Ilkom FISIP UMJ, Oktaviana Purnamasari memperkenalkan Program Studi Ilkom FISIP UMJ kepada para siswa SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang. 

"Prodi Ilmu Komunikasi memiliki tiga konsentrasi, yaitu Advertising, Public Relations, dan Broadcasting. Bagi teman-teman yang ingin berkarir menjadi jurnalis atau news anchor, PR, atau di Advertising Agency bisa mendaftar di Program Studi Ilkom FISIP UMJ. Hari ini kita juga kedatangan salah satu komunitas di Program Studi Ilmu Komunikasi, yaitu Mradio,” ujarnya. 

Ia mengatakan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UMJ telah memperoleh berbagai pengalaman praktik sebelum lulus. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sebagai pembawa acara dan panitia dalam kegiatan DIGICARE menjadi salah satu bukti bahwa kompetensi yang dibangun di bangku kuliah dapat langsung diterapkan di dunia profesional. 

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tangerang Selatan, Hari Eko Purwanto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan DIGICARE sekaligus menyampaikan dukungan PDM terhadap penguatan kolaborasi antara UMJ dan SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang. 

“PDM Tangerang Selatan akan sangat mendukung untuk membuat UMJ Corner di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang. Semoga acara ini menjadi bagian daripada pendidikan literasi siswa. Kita boleh main HP, kita boleh berinternet, tapi kita juga harus cerdas dan beretika,” kata dia

Kepala  Sekolah SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, Hartono menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan DIGICARE yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi guru maupun peserta didik. 

“Acara DIGICARE ini bermanfaat dan berdampak untuk guru dan anak-anak. Karena memang literasi digital ini penting di zaman maraknya media sosial. Memang harus ada rambu-rambu yang diinfokan sehingga siswa bisa menggunakan media sosial secara bijak,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan DIGICARE mampu mendorong para siswa untuk tidak hanya menjadi penikmat media sosial, tetapi juga menjadi kreator yang menghasilkan konten-konten positif serta meramaikan ruang digital dengan hal-hal yang bermanfaat. Selain itu, ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara UMJ dan SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang. Menurutnya, kerja sama seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi maupun pelatihan hingga pengadaan beasiswa. 

Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan sekolah, DIGICARE 2026 menjadi bagian dari komitmen UMJ dalam menghadirkan solusi yang berdampak bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman nyata bagi mahasiswa mata kuliah Event Management kelas I Ilkom FISIP UMJ dalam mengelola event sebagai bekal membangun kompetensi profesional di bidang Public Relations.

Read Entire Article
Politics | | | |