Ekonom UI Nilai Perampingan Anak Usaha Bisa Tingkatkan Efisiensi BUMN

2 days ago 21

Aktivitas pabrik PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah perusahaan pelat merah mulai memangkas jumlah anak usaha sebagai bagian dari langkah konsolidasi dan penguatan bisnis inti. Langkah itu dinilai dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperbesar potensi sinergi antar-BUMN.

Managing Partner BUMN Research Group LM FEB UI Toto Pranoto mengatakan, perampingan anak usaha BUMN bertujuan membuat perusahaan lebih fokus pada core business atau bisnis utama.

“Diharapkan kinerja mereka bisa meningkat karena proses ini bisa meningkatkan efisiensi dan potensi sinergi BUMN yang lebih besar,” kata Toto di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, pemangkasan 47 anak usaha PTPN, 28 anak usaha SIG, dan 17 anak usaha Pelindo berpotensi mendongkrak kinerja perusahaan. Namun, Toto mengingatkan tantangan utama konsolidasi BUMN justru berada pada tahap implementasi setelah proses merger dilakukan.

“Tentu perlu kerja keras di proses eksekusi karena biasanya value creation gagal tercipta di BUMN karena kegagalan dalam implementasi post merger integration-nya,” ujar Toto.

Karena itu, lanjut dia, diperlukan Project Management Office (PMO) yang kuat untuk mengawal proses transformasi dan integrasi perusahaan agar berjalan efektif.

Toto menilai pengurangan jumlah anak usaha tidak cukup hanya berorientasi pada penyederhanaan struktur perusahaan. Proses tersebut, kata dia, harus mampu menciptakan nilai tambah dan memperkuat daya saing BUMN ke depan.

“Intinya pengurangan jumlah BUMN bukan sekadar di angka saja, tapi yang lebih hakiki harus mampu menumbuhkan value yang lebih besar bagi BUMN tersebut,” kata Toto.

Read Entire Article
Politics | | | |