loading...
Embung Pemuda di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto/Dzikry Subhanie
JAKARTA - Bukan sekadar menjadi tempat menampung air hujan, embung di Jakarta juga menjadi ruang publik yang memanjakan warga. Merawat dan menjaga embung yang kini multifungsi menjadi sebuah keharusan.
Keringat membasahi tubuh Nathan, remaja asal Limo, Depok, Jawa Barat. Sabtu (30/5/2026) pagi itu, Nathan yang sedang berlatih bulu tangkis di sebuah perkumpulan bulu tangkis, tengah berolahraga mengelilingi area Embung Pemuda , Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Saya olahraga di sini karena sedang ada acara lari bersama anggota PB saya," kata Nathan kepada SindoNews.
Nathan menuturkan, dirinya dan teman-temannya memilih Embung Pemuda sebagai tempat olahraga lari karena suasananya yang sejuk dan asri. "Kalau di jalan raya banyak asap, pengap. Kalau di sini, suasananya sejuk, pemandangannya bagus," ujarnya.

Nathan, remaja asal Limo, Depok, Jawa Barat, saat berolahraga di Embung Pemuda, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2026) pagi. Foto/Dzikry Subhania
Dia berharap, embung yang kekinian, yakni sebagai tempat menampung air hujan yang akan berguna saat musim kemarau dan tempat rekreasi serta olahraga, dijadikan program pemerintah. Dia pun berharap embung sejenis diperbanyak di berbagai wilayah.
Manfaat Embung
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), embung bermakna penampungan air hujan yang digunakan pada saat musim kemarau untuk tujuan irigasi dan air bersih.
Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta mendefinisikan embung sebagai kolam penampungan air berukuran kecil yang dibangun di daerah yang kekurangan air atau di lahan pertanian. Embung digunakan untuk menyimpan air hujan dan aliran air permukaan, yang kemudian dapat digunakan untuk irigasi dan keperluan lain saat musim kemarau.
Baca Juga: 3 Embung di Jagakarsa Jaksel yang Cocok untuk Tempat Rekreasi dan Olahraga
Selain untuk mengendalikan banjir, ada beberapa manfaat embung, waduk, atau situ. Pertama, penyediaan air baku. Kedua, pengelolaan lingkungan. Ketiga, penyerapan air tanah. Keempat, edukasi dan penelitian. Kelima, rekreasi dan pariwisata.

Embung Lapangan Merah, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto/Dzikry Subhanie


















































