REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perlindungan jaminan sosial bagi mitra pengemudi transportasi daring kembali menjadi sorotan. Program pembiayaan penuh iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan oleh PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dinilai memberi rasa aman sekaligus meringankan beban para pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online.
Sejumlah mitra menyambut positif kebijakan tersebut. Ketua Serikat Pengemudi Online Indonesia (SEPOI), Mahmud, mengatakan pihaknya telah mengetahui program manfaat terbaru itu dan mengapresiasi langkah perusahaan yang dinilai mendengar aspirasi mitra.
“Ya kami sudah dengar ada program manfaat terbaru ini dan juga apresiasi karena Gojek mendengarkan aspirasi dari mitra. BPJS gratis penting untuk melindungi kami yang sehari-hari kerja di jalan. Poin yang ditukar sebagai voucher itu juga sangat membantu karena berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari kami,” ujar Mahmud, Rabu (18/2/2026).
Selain perlindungan jaminan sosial, program tersebut memungkinkan mitra berkinerja terbaik seperti Mitra Juara dan Mitra Andalan mengumpulkan poin dari setiap perjalanan. Poin itu dapat ditukar menjadi voucher pulsa, listrik, maupun bahan bakar minyak (BBM). Mahmud menilai insentif tambahan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pengemudi dan diharapkan terus diperluas.
Hal senada disampaikan Kepala Keluarga Gojek Merah Putih (KGMP) sekaligus Ketua Komunitas Super Gojek Ori (SGO), Farid Setiawan. Ia mengaku bersyukur karena sebelumnya para mitra harus membayar iuran BPJS secara mandiri.
“Jujur saya senang dan bersyukur waktu dengar GoTo ngasih BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan yang ditanggung perusahaan. Soalnya dulu kami harus bayar sendiri, sekarang sudah dibantu penuh,” kata Farid.
Menurut Farid, perlindungan tersebut memberi ketenangan dalam bekerja. Selain meringankan beban finansial, keluarga di rumah juga merasa lebih tenang saat ia bekerja di jalan yang memiliki risiko cukup tinggi.
Mitra Gojek di Surabaya, Febri, turut merasakan manfaat serupa. Ia mengaku sebelumnya harus membayar iuran sendiri, namun kini tidak lagi. “Sangat bersyukur pas waktu GoTo mengumumkan BPJS TK dan Kesehatan jadi gratis. Karena sebelumnya kan kita harus bayar sendiri dan sekarang sudah tidak bayar lagi,” ujarnya.
Febri mengatakan kehadiran program BPJS Ketenagakerjaan gratis membuatnya lebih tenang mengingat risiko kecelakaan di jalan cukup tinggi. “Kalau amit-amit terjadi apa-apa saya sudah tenang karena semua di-cover oleh perusahaan,” katanya.
Program ini mulai dijalankan di Surabaya pada Desember 2025 dan kini diperluas bagi ratusan ribu mitra terbaik. Para Mitra Juara di seluruh Indonesia dapat menerima manfaat BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan mulai 1 Februari 2026, yang dilengkapi dengan program keselamatan Gojek secara komprehensif.
Secara terpisah, Koordinator BPJS Watch, Timboel Siregar, berharap semakin banyak perusahaan aplikasi mengikuti langkah tersebut. Menurutnya, pembiayaan jaminan kecelakaan kerja, kematian, serta jaminan kesehatan merupakan langkah signifikan untuk melindungi pekerja dari berbagai risiko.

3 hours ago
3















































