Industri servis gawai (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Persaingan industri jasa perbaikan gawai mendorong pelaku usaha meningkatkan standar layanan untuk membangun kepercayaan konsumen. Selain bersaing dari sisi harga, penyedia layanan mulai mengedepankan kompetensi teknisi, transparansi proses perbaikan, serta garansi sebagai pembeda di pasar.
Perubahan tersebut terjadi seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kualitas perbaikan perangkat elektronik. Penggunaan suku cadang yang tidak sesuai standar maupun penanganan tanpa prosedur yang tepat dinilai dapat memicu kerusakan lanjutan dan meningkatkan biaya perbaikan.
Director of Human Resources iFixied Pidi mengatakan, peningkatan standar layanan menjadi penting untuk meminimalkan risiko kerusakan berulang sekaligus memberikan kepastian kepada konsumen.
“Edukasi mengenai sertifikasi kelayakan teknisi menjadi esensial karena kerusakan perangkat yang ditangani tanpa standar prosedur cenderung merembet pada komponen lain. Pemilihan layanan yang didukung garansi resmi berfungsi sebagai instrumen mitigasi risiko finansial, mencegah konsumen menanggung biaya perbaikan ganda di masa depan,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Menurut dia, sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian konsumen meliputi sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi teknisi, transparansi proses pengerjaan, penggunaan suku cadang yang jelas, serta garansi layanan setelah perbaikan.
Selain itu, rekam jejak penyedia jasa juga dapat menjadi pertimbangan melalui ulasan pelanggan di platform digital, situs resmi, maupun media sosial. Langkah tersebut dinilai membantu konsumen memperoleh gambaran mengenai kualitas layanan sebelum memperbaiki perangkat.
Merespons perkembangan tersebut, sejumlah pelaku industri mulai menerapkan standar layanan yang lebih komprehensif, mulai dari pemeriksaan awal perangkat tanpa biaya, proses perbaikan yang terbuka, hingga pemberian garansi terhadap pekerjaan teknisi dan suku cadang yang digunakan.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat digital, pelaku industri menilai persaingan jasa servis gawai ke depan akan semakin ditentukan oleh kualitas layanan dan tingkat kepercayaan konsumen, bukan semata-mata oleh tarif perbaikan.

1 hour ago
6















































