Inggris Tolak Izinkan AS Gunakan Pangkalan RAF untuk Serangan terhadap Iran

3 hours ago 4

loading...

Inggris dilaporkan telah menolak mengizinkan AS menggunakan pangkalan RAF Fairford di Gloucestershir untuk serangan terhadap Iran. Foto/RAF Fairford

LONDON - Pemerintah Inggris dilaporkan telah menolak mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran. Laporan tersebut diterbitkan The Times dan BBC, Jumat (20/2/2026).

Menurut laporan tersebut, penolakan itu memicu Presiden AS Donald Trump menarik dukungannya terhadap kesepakatan Inggris untuk menyerahkan Pulau Chagos kepada Mauritius.

Baca Juga: Senator Amerika Ledek Khamenei yang Ancam Tenggelamkan Kapal Induk AS

"Gedung Putih sedang menyusun rencana militer terperinci untuk serangan terhadap Iran yang melibatkan penggunaan Diego Garcia dan RAF Fairford di Gloucestershire, yang merupakan markas armada pengebom berat Amerika di Eropa,” tulis The Times dalam laporannya.

Laporan itu menambahkan bahwa berdasarkan perjanjian Inggris-AS, pangkalan Inggris yang digunakan AS hanya dapat digunakan untuk operasi militer jika disepakati oleh pemerintah Inggris.

“Presiden berbicara dengan perdana menteri pada Selasa malam, dan keduanya membahas ultimatum Trump kepada Iran terkait program nuklirnya. Keesokan harinya, Trump membuat pernyataan yang menyerang kesepakatan Chagos,” lanjut laporan The Times, mengacu pada pembicaraan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

AS di masa lalu telah menggunakan RAF Fairford di Gloucestershire dan wilayah Diego Garcia di Samudra Hindia untuk melakukan serangan di wilayah Timur Tengah.

Seorang juru bicara pemerintah Inggris, yang dikutip BBC, mengatakan: "Seperti biasa, kami tidak berkomentar tentang masalah operasional."

Read Entire Article
Politics | | | |