Air lemon (ilustrasi). Dalam dunia kesehatan yang berbasis fakta, klaim bahwa lemon dapat membakar lemak secara mandiri adalah sebuah mitos.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang mengawali pagi dengan segelas air lemon hangat, menaruh harapan besar bahwa ramuan tersebut dapat melunturkan lemak tubuh dalam sekejap. Namun, dalam dunia kesehatan, klaim bahwa lemon dapat membakar lemak secara mandiri adalah sebuah mitos.
Meskipun demikian, buah sitrus ini tetap memiliki peran krusial sebagai pendukung perjalanan penurunan berat badan. Lemon rendah kalori, kaya akan vitamin C, dan mampu memberikan ledakan rasa pada makanan tanpa perlu menambahkan gula atau lemak jenuh.
Menurut pelatih kesehatan dan kebugaran, Gurpreet Grover, mengandalkan air lemon hanya pada pagi hari sebenarnya tidaklah cukup. Dia mengatakan, mengintegrasikan lemon dalam berbagai bentuk sepanjang hari akan membuat pola makan sehat terasa lebih mudah, lezat, dan berkelanjutan.
Kunci utamanya bukan pada "keajaiban" buahnya, melainkan bagaimana lemon membantu meningkatkan hidrasi, memperlancar pencernaan, dan mengendalikan nafsu makan. Berbicara kepada Health Shots, Grover menjelaskan salah satu manfaat utamanya. "Vitamin C membantu melindungi sel, mendukung kekebalan tubuh, dan meningkatkan kesehatan metabolik secara keseluruhan," ujarnya dikutip dari Hindustan Times pada Selasa (20/1/2026).
Selain itu, asam sitrat dalam lemon merangsang cairan pencernaan yang sangat membantu metabolisme tubuh. Bahkan, aroma dan rasa lemon yang segar memiliki efek menenangkan yang secara tidak langsung dapat mengurangi kebiasaan makan berlebihan akibat stres (stress eating).
Grover membagikan tujuh cara praktis untuk menambahkan lemon ke dalam menu harian agar proses penurunan berat badan lebih optimal. Langkah pertama tentu saja memulai pagi dengan air lemon polos tanpa tambahan madu atau gula untuk menjaga asupan kalori tetap rendah.

3 hours ago
6















































