Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Paket Makanan Siap Santap untuk Jamaah Haji Indonesia

19 hours ago 13

Pekerja menyiapkan makanan bagi jamaah calon haji Indonesia di dapur katering Safwat al-Wisam Grp.Ltd, Makkah, Arab Saudi, Senin (11/5/2026). Dapur katering tersebut memproduksi ribuan porsi makanan setiap harinya dengan mempertahankan cita rasa khas nusantara untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah calon haji Indonesia selama berada di tanah suci.

Oleh: Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan distribusi makanan siap santap bagi jemaah haji Indonesia.

Paket makanan tersebut disiapkan untuk dikonsumsi pada 7, 8, dan 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 24, 25, dan 30 Mei 2026.

Wakil Koordinator Bidang Ekosistem Ekonomi Haji Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Tri Hidayatno, mengatakan distribusi makanan dilakukan karena layanan dapur jamaah di Makkah tidak beroperasi saat rekayasa lalu lintas menjelang Armuzna.

“Jadi semua menunya ini akan ada enam jenis menu yang akan diterima bapak ibu sekalian mulai pada tanggal 3 Dzulhijjah (20 Mei) sampai nanti di tanggal 6 Dzulhijjah (23 Mei),” ujar Tri Hidayatno yang juga Direktur Fasilitasi Kemitraan PE2HU Kemenhaj saat konferensi pers di Makkah, Arab Saudi, Kamis (21/5/2026).

Tri menjelaskan, pada 7 Dzulhijjah jamaah akan menerima tiga kali makan, yakni pagi, siang, dan sore. Sementara pada 8 Dzulhijjah jemaah mendapat dua kali makan, yaitu siang dan sore. Adapun pada 13 Dzulhijjah, jamaah menerima satu kali makan.

Tri mengatakan, paket makanan tersebut diproduksi oleh perusahaan Indonesia maupun perusahaan Indonesia yang bekerja sama dengan perusahaan di Arab Saudi.

“Jadi di sini ada dua jenis nanti yang akan diterima bapak ibu yang sebelah kiri saya ini ada enam jenis menu yang diproduksi oleh PT Halalan Thayyiban dengan brand-nya adalah Makanku dan Family Food dengan brandnya Manaf," ucapnya sambil menunjukkan paket makanan siap saji.

Read Entire Article
Politics | | | |