Jelang Ramadhan, Iwan Koswara Desak Pemprov Jabar Jaga Stabilitas Harga Pangan

1 day ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Koswara mendesak Pemprov Jabar lebih serius menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan. Ia mengingatkan, tren kenaikan harga kebutuhan pokok kerap berulang setiap tahun dan berpotensi memberatkan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah dan rentan.

Menurut Iwan, Ramadhan seharusnya menjadi momentum penguatan solidaritas sosial, bukan justru diwarnai keresahan akibat lonjakan harga bahan pangan. Karena itu, ia meminta Pemprov Jabar melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini, mulai dari penguatan stok hingga pengawasan distribusi.

“Setiap menjelang Ramadhan, persoalan harga pangan selalu menjadi perhatian. Pemerintah daerah harus hadir memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” kata Iwan, Senin, (19/1/2026).

Ia menilai, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga. Dinas terkait, BUMD pangan, hingga pemerintah kabupaten/kota perlu bergerak serempak untuk memastikan pasokan aman dan distribusi berjalan lancar.

Iwan juga mendorong optimalisasi operasi pasar di daerah-daerah yang rawan mengalami lonjakan harga. Selain itu, pengawasan terhadap praktik penimbunan dan spekulasi harga harus diperketat. Jangan sampai, kata Iwan, momentum Ramadhan dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan berlebihan yang merugikan masyarakat luas.

“Pengendalian harga bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal keadilan sosial. Negara dan pemerintah daerah punya kewajiban melindungi daya beli masyarakat,” ujarnya.

DPRD Jabar, dikatakan Iwan, akan terus memantau kesiapan Pemprov Jabar dalam menghadapi Ramadhan, khususnya terkait sektor pangan dan kebutuhan dasar. Ia berharap, kebijakan yang diambil benar-benar berdampak nyata di lapangan.

Dengan langkah antisipatif yang terukur dan konsisten, Iwan optimistis stabilitas harga pangan di Jawa Barat dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan rasa aman dan penuh khidmat. 

Read Entire Article
Politics | | | |