REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung program prioritas nasional melalui pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari peresmian fasilitas SPPG secara daring oleh Presiden Prabowo Subianto yang diikuti serentak oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia, Sabtu (14/2).
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan pangan dan ketercukupan gizi rakyat adalah fondasi utama untuk membangun peradaban Indonesia yang maju. Beliau mengapresiasi inovasi teknologi kepolisian, seperti alat penyaring air dan produksi pangan mandiri, yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Berdasarkan data nasional, program ini telah mendistribusikan 4,5 miliar porsi makanan dengan tingkat keberhasilan operasional mencapai 99,99 persen.
Sinergi dan Kesiapan di Samarinda
Di Kalimantan Timur, Polresta Samarinda telah mengoperasikan SPPG yang berlokasi di Samarinda Ulu. Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyatakan bahwa fasilitas ini adalah bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing. Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, sebagai bentuk sinergi kuat antara pemerintah daerah dan Polri dalam menyukseskan agenda nasional.
Sementara itu, guna memastikan kualitas konsumsi, Polres Lingga, Kepulauan Riau, melakukan pengawasan ketat melalui uji laboratorium terhadap sampel makanan di SPPG Dabo 3. Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, menjelaskan bahwa pengujian dilakukan oleh Petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga bersama Sidokkes Polres Lingga.
“Proses pemeriksaan sampel meliputi pengujian mikrobiologi untuk mendeteksi bakteri E-coli serta uji kimia untuk memastikan tidak adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan Rhodamin B,” jelas Pahala.
Sampel berupa nasi, lauk pauk, sayuran, buah, hingga air bersih dikirim langsung ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
SPPG Dabo 3 yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari ini telah melayani 1.221 penerima manfaat sejak Senin (9/2). Target penerima mencakup siswa dari jenjang TK hingga SMA, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Langkah pengujian berkala ini menjadi jaminan mutu agar asupan gizi yang diberikan benar-benar aman dan menyehatkan bagi masyarakat.
sumber : Antara

2 hours ago
7














































