Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe bersama rekan-rekannya merayakan keberhasilan timnya lolos ke perempat final Liga Champions menyingkirkan Atletico Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (13/3/2025) pagi WIB. Madrid mengalahkan Atletico 4-2 lewat adu penalti setelah skor agregat imbang 2-2 karena Atletico unggul 1-0 pada waktu normal dan babak tambahan..
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Real Madrid Carlos Ancelotti bisa bernapas lega. Sebab, ia bisa memainkan Kylian Mbappe dan Antonio Rudiger pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions kontra Arsenal.
Mbappe dan Rudiger hanya didenda karena melakukan pelanggaran selebrasi provokatif di depan pendukung Atletico Madrid. Keduanya sebenarnya dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan, tapi ditangguhkan selama satu tahun, sehingga mereka bebas untuk bermain melawan Arsenal pada babak perempat final pertengahan pekan depan.
Ruediger didenda 40 ribu euro (sekitar Rp 722 juta) sementara Mbappe didenda 30 ribu euro (Rp 548,7 juta). Namun, skorsing satu pertandingan mereka “tidak langsung diberlakukan” dan tunduk pada masa percobaan selama satu tahun, kata UEFA pada Jumat (4/4/2025).
UEFA telah membuka penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran peraturan disiplin terhadap keduanya serta Dani Ceballos dan Vinicius Jr setelah Real Madrid menyingkirkan rival derbi Atletico melalui adu penalti.
Para pemain melakukan selebrasi di depan para pendukung. Rekaman video memperlihatkan mereka menari dan membuat gerakan ke arah para pendukung Atletico, yang merespons dengan melemparkan benda-benda dari tribun.
Ceballos juga didenda 20 ribu euro (Rp 361 juta) sementara tidak ada proses disipliner yang dibuka terhadap Vinicius. Arsenal akan menjamu Real Madrid pada leg pertama perempat final pada Rabu (9/4/2025) dini hari WIB, dengan leg kedua pada tanggal 17 April WIB.
sumber : Reuters