Moodys Bikin IHSG Nyungsep, Purbaya: Mereka Salah Hitung

2 hours ago 4

loading...

Menkeu Purbaya meminta para pelaku pasar modal untuk tidak panik menghadapi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terkoreksi tajam akibat penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para pelaku pasar modal untuk tidak panik menghadapi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang sempat terkoreksi tajam akibat penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s. Purbaya menilai penilaian negatif tersebut tidak relevan dengan fakta lapangan dan data ekonomi terbaru yang justru menunjukkan performa impresif.

Purbaya menegaskan bahwa fondasi ekonomi nasional saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih kuat daripada yang diperkirakan oleh lembaga pemeringkat internasional tersebut. Baca Juga: Purbaya Tak Terima Outlook Rating Utang Indonesia Dipangkas Jadi Negatif

"Ya orang takut. Prospek ekonomi kita mungkin nggak bagus gara-gara sinyal dari Moody's. Padahal Moody's ke sini kan sebelum angka keluar. Sekarang lebih gampang menunjuknya. Pertumbuhan ekonominya 5,39 (persen pada kuartal IV). Paling tinggi dalam 5 tahun terakhir. Tahunannya 5,11 (persen). Lebih tinggi dari China," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senin (9/2/2026).

Purbaya meyakini bahwa volatilitas yang terjadi di pasar saham hanyalah reaksi sesaat akibat kekeliruan estimasi. Menurutnya, ketika pasar melihat realitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mampu melampaui raksasa ekonomi seperti China, kepercayaan investor akan pulih dengan sendirinya.

Baca Juga: Rapor Moody’s Rating jadi Momentum Pemerintah Benahi Kebijakan Fiskal

"Jadi kemungkinan besar ada yang salah hitung dari situ. Nanti yang ke depan, kalau kita jaga terus seperti ini, akan berubah juga dengan sendiri. Jadi orang di pasar modal nggak usah terlalu khawatir," tegasnya.

Read Entire Article
Politics | | | |