Naskah Khutbah Jumat: Cahaya Tauhid tidak Boleh Padam

7 hours ago 21

Pengunjung melihat koleksi yang dipamerkan dalam pameran Misykat: Cahaya Peradaban Islam Indonesia di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis (3/5/2025). Naskah Khutbah Jumat: Cahaya Tauhid tidak Boleh Padam

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Arif D. HasibuanKetua Mabrur Center Indonesia

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَمَّا بَعْدُ،

فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُمْ مُسْلِمُونَ ﴾

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Tauhid adalah cahaya terbesar dalam kehidupan manusia. Dengannya hati mengenal Allah SWT. Dengannya manusia mengetahui tujuan hidupnya. Dan dengannya manusia mampu berjalan di tengah gelapnya fitnah dunia menuju keselamatan akhirat.

Karena itu, selama cahaya tauhid masih hidup di dalam hati umat Islam, maka umat ini akan tetap memiliki harapan, kekuatan, dan kemuliaan. Namun apabila cahaya tauhid mulai redup, maka manusia akan mudah kehilangan arah hidup, terjatuh dalam kesesatan, dan tenggelam dalam gelapnya dunia.

Hari ini kita hidup di zaman ketika berbagai kekuatan dunia berusaha menjauhkan manusia dari Allah SWT. Sekularisme ingin memisahkan agama dari kehidupan. Materialisme membuat manusia hanya mengejar dunia. Relativisme agama membuat manusia bingung terhadap kebenaran. Dan berbagai budaya modern perlahan mengikis rasa bangga terhadap Islam.

Semua ini adalah ujian besar bagi akidah umat Islam.

Namun sebesar apa pun fitnah zaman, satu hal yang harus dijaga oleh setiap Muslim adalah jangan sampai cahaya tauhid padam dari dalam hatinya.

Allah SWT berfirman:

﴿ اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ﴾

“Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya.” (QS. Al-Baqarah: 257)

Para ulama menjelaskan bahwa cahaya dalam ayat ini adalah cahaya iman dan tauhid yang membimbing manusia menuju jalan keselamatan.

Read Entire Article
Politics | | | |