Penjaga Perbatasan Arab Saudi Tangkap 1.158 Penyusup dalam Sepekan

10 hours ago 10

Pintu perbatasan Qatar-Arab Saudi di Salwa.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Pasukan keamanan Arab Saudi menangkap total 8.943 penduduk ilegal dalam sepekan.

Penangkapan dilakukan dalam inspeksi gabungan yang bekerja sama dengan lembaga pemerintah terkait selama periode antara 14 dan 20 Mei 2026, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan hal ini pada Sabtu lalu.

Mereka yang ditangkap termasuk 4.638 pelanggar Undang-Undang Kependudukan, 2.810 pelanggar Undang-Undang Keamanan Perbatasan, dan 1.495 pelanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan, dikutip dari laman Saudi Gazette, Ahad (24/5/2026)

Jumlah total orang yang ditangkap saat mencoba menyeberangi perbatasan ke Kerajaan Arab Saudi mencapai 1.158 orang, di antaranya 38 persen warga negara Yaman, 61 persen warga negara Ethiopia, dan satu persen warga negara lain.

Sekitar 54 orang ditangkap saat mencoba meninggalkan Kerajaan Arab Saudi secara ilegal.

Sebanyak 9.832 penduduk ilegal dideportasi, sementara 16.402 pelanggar dirujuk ke misi diplomatik mereka untuk mendapatkan dokumen perjalanan dan 1.619 pelanggar dirujuk untuk menyelesaikan reservasi perjalanan mereka.

Delapan orang yang terlibat dalam memberikan transportasi, tempat tinggal, dan pekerjaan kepada para pelanggar juga ditangkap.

Sebanyak 23.679 ekspatriat, termasuk 22.629 pria dan 1.050 wanita, saat ini sedang menjalani prosedur untuk menegakkan tindakan hukum.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah memperingatkan bahwa siapa pun yang memfasilitasi masuknya individu secara ilegal ke Kerajaan Arab Saudi, mengangkut mereka di wilayahnya, memberi mereka tempat tinggal atau bantuan atau layanan lainnya, akan dihukum hingga 15 tahun penjara dan denda hingga 1 Juta Riyal Arab Saudi (Rp 4,7 miliar) dan bahwa kendaraan yang digunakan untuk transportasi atau rumah yang digunakan untuk memberikan tempat tinggal akan disita.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mendesak masyarakat untuk melaporkan setiap kasus pelanggaran dengan menghubungi nomor 911 di wilayah Makkah, Riyadh, dan Provinsi Timur, serta nomor 999 dan 996 di wilayah Kerajaan Arab Saudi lainnya.

Read Entire Article
Politics | | | |