Pertemuan Bilateral, FAO Sebut RI Mitra Kehutanan Paling Strategis di Dunia

11 hours ago 12

loading...

Menhut Raja Juli Antoni melakukan pertemuan bilateral dengan Assistant Director-General and Director, Forestry Division FAO Zhimin Wu. Pertemuan digelar di Indonesian Lounge, Markas PBB, New York, Selasa (12/5/2026). Foto/Dok. SindoNews

NEW YORK - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pertemuan bilateral dengan Assistant Director-General and Director, Forestry Division, Food and Agriculture Organization (FAO), Zhimin Wu. Pertemuan digelar di Indonesian Lounge, Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari implementasi arahan dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Yakni memperkuat kerja sama internasional untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan, penguatan tata kelola karbon, serta peningkatan kontribusi sektor kehutanan terhadap pembangunan ekonomi hijau dunia. Baca juga: Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi

Dalam pertemuan tersebut, Zhimin Wu mengatakan, Kementerian Kehutanan merupakan mitra kerja sama paling strategis bagi FAO. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan Indonesia atas berbagai capaian dan keberhasilan yang telah diraih. “Raihan itu menjadi contoh bagi masyarakat kehutanan dunia,” katanya.

FAO turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia menjadi co-host penyelenggaraan Global Forest Observations Initiative (GFOI) 2025 di Bali pada Oktober 2025. Kegiatan tersebut dinilai berhasil menjadi platform penting yang mempertemukan komunitas kehutanan global untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengetahuan ahli terkait pemantauan hutan (forest monitoring).

FAO juga mengapresiasi perkembangan signifikan Indonesia dalam pengembangan kebijakan nilai ekonomi karbon. Juga mendorong pengembangan peta jalan kredit karbon dan pasar karbon hutan sebagai bagian dari penguatan tata kelola karbon kehutanan nasional dan global.

Read Entire Article
Politics | | | |