PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional

12 hours ago 10

loading...

Focus Group Discussion (FGD) yang digelar MPP PKS dengan tema Analisis Lingkungan Strategis Nasional: Dua Tahun Kabinet Merah Putih. Foto: Istimewa

JAKARTA - Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menegaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan multidimensional, mulai dari tekanan ekonomi global, geopolitik, disrupsi teknologi digital, ketahanan pangan dan energi, hingga perubahan sosial-budaya masyarakat. Karena itu, kata Mulyanto yang juga Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI ini dibutuhkan forum yang sehat, terbuka, dan berbasis pemikiran strategis lintas kepentingan kelompok.

“Agar bangsa mampu membaca arah perubahan zaman secara objektif dan menyiapkan langkah kebangsaan yang konstruktif serta berpihak kepada keselamatan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Mulyanto saat membuka Focus Group Discussion (FGD) yang digelar MPP PKS di Kantor DPTP PKS, Selasa (19/5/2026) dengan tema “Analisis Lingkungan Strategis Nasional: Dua Tahun Kabinet Merah Putih” sebagai ruang dialog strategis untuk memetakan kondisi fundamental bangsa di tengah dinamika nasional dan tekanan global yang semakin kompleks.

Sementara itu, Mantan Menteri ESDM Sudirman Said mengapresiasi PKS sebagai partai yang konsisten menjaga tradisi berpikir kritis dan objektif dalam membaca arah perjalanan bangsa. “Forum intelektual seperti ini penting agar kebijakan publik tidak terjebak pada pragmatisme jangka pendek, tetapi tetap berpijak pada kepentingan nasional dan masa depan rakyat Indonesia. Parpol sebagai salah satu pilar utama demokrasi harus berkolaborasi dengan masyarakat sipil dan kalangan intelektual/mahasiswa serta kelas menengah yang peduli nasib bangsa,” ujar Sudirman yang kini menjadi Ketua Institut Harkat Negeri.

PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional

Baca juga: Di Sidang Paripurna DPR, Prabowo: Kekayaan Mengalir ke Luar Negeri Jadi Penyebab Gaji Guru Kecil

Read Entire Article
Politics | | | |