Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pembacokan Remaja di Flyover Cibodas

14 hours ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Polisi menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap dua remaja di flyover Taman Cibodas, Kota Tangerang, Banten. Ketiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR diamankan setelah penyelidikan intensif yang dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota.

Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi menelusuri rekaman CCTV dan lintasan pelarian pelaku usai kejadian yang sempat viral di media sosial.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Jauhari di Tangerang, Ahad 924/5/2026).

Peristiwa pembacokan terjadi pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, dua korban, Syarif Hidayat dan Dimas Ramdani, sedang melintas menggunakan sepeda motor setelah menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Tangerang.

Menurut polisi, kedua korban sempat terlibat cekcok dengan kelompok pemotor lain di kawasan Cimone. Meski berusaha menghindar, korban justru dikejar hingga ke flyover Taman Cibodas.

Setibanya di lokasi, para pelaku yang menggunakan dua sepeda motor langsung menyerang korban dengan senjata tajam. Salah satu korban mengalami enam luka bacok di bagian punggung dan paha. Sementara korban lainnya mengalami luka serius di bagian punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Usai menerima laporan, aparat dari Polsek Jatiuwung bersama Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan menelusuri CCTV di sepanjang jalur pelarian pelaku.

Hasil penyelidikan mengarah kepada kelompok pelaku yang diketahui berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang. Polisi kemudian melakukan penggerebekan pada Jumat (22/5/2026) dini hari dan menangkap tiga pelaku di lokasi berbeda.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Vixion, celurit, helm, pakaian yang dipakai saat kejadian, serta telepon genggam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi penyerangan dipicu persoalan sepele di jalan raya. Salah satu pelaku mengaku tersinggung karena merasa diperhatikan oleh korban. Polisi juga mengungkap para pelaku sempat mencoba merampas barang milik korban, termasuk kunci motor dan telepon genggam, tapi gagal.

Polisi memastikan masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut, termasuk sosok yang diduga menjadi otak penyerangan.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |