Sambut Maba, UNM Hadirkan MOKA-SERASI untuk Cetak Lulusan Unggul

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang bertajuk MOKA-SERASI. Masa Orientasi Kegiatan Akademik (MOKA) berlangsung pada Sabtu (19/9/2026), dilanjutkan dengan Seminar Inspirasi (SERASI) digelar di UNM kampus Margonda, Depok, Jawa Barat, Ahad (20/9/2026).

Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik UNM, Arif Hidayat, hadir menyambut mahasiswa baru angkatan 2026 mewakili Rektor UNM Prof Dr Dwiza Riana. Pembekalan ini menjadi langkah awal yang penting sebelum mahasiswa resmi memasuki lingkungan akademik dan perkuliahan.

Dalam kegiatan SERASI, mahasiswa mendapatkan wawasan langsung dari 10 alumni yang sukses meniti karier dan bisnis melalui sesi talkshow. Arif menegaskan, kehadiran para alumni ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan proses pendidikan di kampus.

"Kehadiran alumni menjadi bukti nyata lulusan UNM sudah bersinar di dunia industri maupun dunia bisnis," ujar Arif di sela-sela acara, Ahad.

Ia juga berpesan agar mahasiswa baru menjadikan rekam jejak para kakak tingkatnya sebagai motivasi untuk terus berinovasi. Lebih lanjut, Arif mengingatkan mahasiswa untuk menyeimbangkan pencapaian nilai dengan pembangunan karakter.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya mengejar IPK yang tinggi, tetapi juga aktif berorganisasi dan mengasah soft skill. Kampus ini adalah wadah kalian untuk berkolaborasi dan menciptakan karya nyata," tambahnya.

Selain talkshow alumni, juga menghadirkan seminar business digital untuk memompa semangat kewirausahaan. Sesi inspiratif ini diisi oleh kreator konten Admathir Muhammad (@matirnomatters) dan Pendiri sekaligus CEO PT Arlend Growth Consulting, Arlend Setiawan.

Rangkaian acara semakin meriah dengan pameran organisasi mahasiswa (Ormawa Expo) yang mengenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Momen ini sekaligus dirangkai dengan deklarasi komitmen mahasiswa menolak narkoba, perundungan, kekerasan, radikalisme, hingga penyebaran berita hoaks.

“Melalui pembekalan yang komprehensif ini, kami berharap para mahasiswa baru dapat membangun fondasi mental yang kuat. Harapannya, setelah mereka lulus kelak tidak hanya siap menghadapi tantangan dunia kerja, tetapi juga mampu membawa perubahan positif dan toleran di masyarakat,” ujar Arif.

Read Entire Article
Politics | | | |