Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal yang menampung pengungsi di Kota Gaza, 27 Mei 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Sembilan warga Palestina syahid dan 15 lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel yang menargetkan empat apartemen tempat tinggal di Kota Gaza pada Kamis pagi. Serangan ini menandai agresi terus menerus Israel di tengah kondisi “gencatan senjata”.
Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa lima warga Palestina syahid dan lainnya luka-luka ketika sebuah apartemen milik keluarga Labad di barat laut Kota Gaza menjadi sasaran. Seorang gadis berusia sembilan tahun dari keluarga tersebut selamat dari serangan itu, dengan luka sedang.
Sementara kantor berita WAFA menambahkan bahwa dua warga Palestina syahid dan lainnya luka-luka ketika pasukan Israel membom sebuah apartemen milik keluarga Ghoul di gedung Abu Ghuri di lingkungan Sheikh Radwan, barat laut kota.
Mereka juga melaporkan bahwa sebuah apartemen di lingkungan Tel al-Hawa, barat daya Kota Gaza, menjadi sasaran, serta apartemen lain milik keluarga Muhanna di kamp pengungsi Shati, sebelah barat kota.
Sehari sebelumnya, dua warga Palestina syahid dan empat lainnya luka-luka setelah serangan pesawat tak berawak Israel menargetkan Jalur Gaza tengah.
Menurut koresponden WAFA, sebuah pesawat tak berawak Israel menghantam halaman sebuah rumah di dekat Bundaran Makki di kamp pengungsi Al-Maghazi, menewaskan dua warga Palestina dan melukai empat lainnya. Sumber medis mengatakan salah satu korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan bahwa jumlah korban serangan militer Israel di Gaza telah meningkat menjadi 72.945 warga Palestina yang syahid dan 173.011 luka-luka sejak Oktober 2023. Rumah sakit di seluruh Jalur Gaza menerima jenazah tiga warga Palestina dalam 24 jam terakhir. Sebanyak 35 warga Palestina yang terluka juga dirawat.
Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa sejak dimulainya gencatan senjata saat ini pada 11 Oktober 2025, jumlah warga Palestina yang tewas telah mencapai 936, sementara jumlah korban luka telah meningkat menjadi 2.903. Selain itu, 781 jenazah telah ditemukan dari berbagai wilayah di Jalur Gaza.

8 hours ago
14

















































