Trump Tolak 'Bayar' Tol di Selat Hormuz dan Ancam Sita Uranium Iran

2 days ago 22

Presiden AS Donald Trump, Kamis (21/5/2026) lalu, mengatakan AS menentang segala bentuk pungutan tol terhadap pengiriman barang melalui Selat Hormuz. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump, Kamis (21/5/2026) lalu, mengatakan AS menentang segala bentuk pungutan tol terhadap pengiriman barang melalui Selat Hormuz. Ia juga menegaskan Iran tidak akan diizinkan menyimpan uranium yang diperkaya.

"Kami tidak menginginkan tol. Ini adalah jalur air internasional. Mereka tidak mengenakan tol saat ini," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip laman Anadolu Agency.

Trump mengklaim Iran menderita kerugian finansial besar akibat pembatasan aktivitas pengiriman barang. Ketika ditanya apakah Iran dapat mempertahankan persediaan uranium yang diperkaya dalam pengaturan apa pun di masa mendatang, Trump menjawab dengan tegas.

"Tidak, kami akan mendapatkan uranium yang diperkaya; kami akan mendapatkannya. Kami tidak membutuhkannya. Kami tidak menginginkannya. Kami mungkin akan menghancurkannya setelah mendapatkannya, tetapi kami tidak akan membiarkan mereka memilikinya," kata Trump.

Trump kembali menegaskan AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. "Saat ini, kami sedang bernegosiasi, dan kita lihat saja nanti, tetapi kita akan mendapatkannya dengan cara apa pun. Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir," katanya.

Trump mengatakan AS sedang memantau negosiasi yang dilaporkan berlangsung antara Iran dan Oman mengenai kemungkinan pungutan tol di Selat Hormuz. Ia juga menegaskan pasukan AS mempertahankan kendali penuh atas lalu lintas maritim di jalur air strategis tersebut.

Ketika ditanya apakah dapat diterima jika Iran bernegosiasi dengan Oman untuk memformalkan pungutan tol bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, Trump berkata, "Yah, kami sedang mempertimbangkannya; kami mendengarnya."

Trump kemudian mengklaim AS telah memberlakukan blokade yang efektif di wilayah tersebut. "Kami memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz, seperti yang Anda ketahui, dengan blokade kami. Blokade tersebut 100 persen efektif. Tidak ada yang bisa melewatinya. Ini seperti tembok baja," kata Trump.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |