Tampak sejumlah tenda jamaah haji yang ada di Mina, Senin (5/8) sore waktu Arab Saudi. Tenda-tenda tersebut akan digunakan jamaah haji dari berbagai negara untuk persiapan melontar jumrah setelah wukuf di Arafah dan Mabit di Muzdalifah.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai pembangunan tenda bertingkat di Mina merupakan inovasi yang perlu diwujudkan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas kawasan tersebut saat puncak ibadah haji.
Menurut Dahnil, persoalan kepadatan di Mina terus berulang setiap musim haji karena luas kawasan yang terbatas, sementara jumlah jamaah dari berbagai negara terus meningkat.
"Mina itu terbatas kapasitasnya. Jadi kalau kemudian setiap tahun banyak negara, termasuk Indonesia, ada kesemerautan misalnya di Mina, ada yang tidak dapat tenda di Mina segala macam, itu memang karena keterbatasan tenda Mina. Kapasitasnya terbatas," ujar Dahnil dalam wawancara khusus bersama tim Republika di kantornya di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Karena itu, kata dia, salah satu inovasi yang perlu dilakukan adalah membangun tenda-tenda bertingkat di Mina. Gagasan tersebut, menurut Dahnil, juga telah ditawarkan oleh sejumlah syarikah atau perusahaan penyedia layanan haji di Arab Saudi.
"Nah, salah satu inovasi yang harus dilakukan itu adalah memang membuat tenda-tenda bertingkat itu. Inovasi itu perlu dilakukan, tapi seiring dengan upaya itu pasti berdampak pada cost, Tapi pilihan kita harus tetap ada inovasi tenda bertingkat. Itu ditawarkan oleh teman-teman syarikah,”kata dia.
Selain pembangunan tenda bertingkat, Dahnil menilai kebijakan tanazul juga harus diperluas sebagai bagian dari solusi jangka panjang mengatasi kepadatan di Mina.
Menurut dia, jamaah dengan kondisi tertentu, seperti lanjut usia maupun mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dapat menjalani mabit di luar Mina melalui skema tanazul.
"Yang kedua yang harus kita lakukan itu tanazul. Memang harus ditanazulkan. Maksudnya mabid di Mina itu kita ganti dengan tanazul, terutama bagi mereka-mereka yang punya kebutuhan khusus, kemudian mereka-mereka yang sepuh. Secara fikih ini sudah selesai," kata Dahnil.

3 hours ago
3

















































