loading...
Tiga warga sipil tewas ditembak oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Kopitua Heluka selaku Danops Kodap Yahukimo. Foto/istimewa
PAPUA - Aksi biadab Kembali dilakukan kelompok bersenjata di Papua . Tiga warga sipil tewas ditembak oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Kopitua Heluka selaku Danops Kodap Yahukimo.
Dalam peristiwa penembakan di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Senin, 20 Juli 2026, korban tewas diketahui merupakan pasangan suami istri (pasutri) Kumis Kogoya beserta istrinya, serta seorang perempuan dari Suku Unaukam.
Kepala Penerangan Komando Operasi (Koops) TNI Habema Letkol Inf. M.Wirya Arthadiguna menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban, karena kehilangan warga sipil akibat tindak kekerasan merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun.
Baca juga: Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tidak ada satu pun masyarakat yang seharusnya kehilangan nyawa akibat aksi kekerasan. Koops TNI Habema akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya, Kamis (23/7/2026)
Menurut dia, Koops TNI Habema terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, pengejaran, dan penegakan hukum terhadap para pelaku sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini tidak hanya bertujuan mengungkap pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mencegah terulangnya aksi kekerasan yang mengancam keselamatan warga sipil.
Lihat video: Satgas Habema Lumpuhkan 18 Anggota OPM
“Dalam bertugas, Koops TNI Habema tetap mengedepankan prinsip selektif, terukur, profesional, dan sesuai koridor hukum. Pendekatan tersebut menjadi landasan agar setiap tindakan aparat tidak hanya efektif dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan serta melindungi hak-hak masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik,” katanya.


















































