Action Humanity Kirim Bantuan Pangan dan Dukungan Psikososial ke Aceh Tamiang

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG — Action Humanity menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan tersebut disertai layanan dukungan psikososial melalui kegiatan trauma healing bagi warga terdampak.

Action Humanity tiba di Aceh Tamiang pada pertengahan Januari 2026 dengan tiga program utama, yakni distribusi pangan, pendirian mushola darurat, dan trauma healing. Program difokuskan di Desa Sunting, Tanjung Gelumpang, Babo, serta Desa Bandar Pusaka Dusun Blank Kandis yang tercatat sebagai wilayah terdampak parah.

Bantuan diserahkan Direktur Utama Action Humanity Muhammad Arief Saufi kepada warga setempat. Saufi mengatakan, bantuan bertajuk “Warga Bantu Warga” tersebut berhasil dikumpulkan dari berbagai belahan dunia dengan nilai hampir mencapai kurang lebih Rp850 juta. Dana tersebut kemudian didistribusikan dalam bentuk bantuan seberat 30 ton yang terdiri ayas makanan pokok, air bersih, teh, susu, berbagai makanan ringan, serta beberapa genset hasil urunan mitra dan donatur di dalam maupun luar negeri.

Selain distribusi pangan, Action Humanity juga menyalurkan genset untuk wilayah yang listriknya masih padam.  Lembaga ini juga menghadirkan layanan starlink untuk membantu akses komunikasi warga, termasuk kebutuhan administrasi para guru.

Direktur Action Humanity menyampaikan, Aceh Tamiang masih membutuhkan bantuan dari semua pihak. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas.

“Ini merupakan bentuk solidaritas seluruh mitra, dan donatur di seluruh penjuru dunia untuk memberikan bantuan bagi saudara-saudara kita di provinsi terdampak bencana,” ucap Saufi dalam siaran pers, Kamis (5/2/2026).

Tim Action Humanity juga mendirikan dapur darurat yang memasak hingga 5.000 porsi makanan setiap hari bersama relawan lokal dan unsur TNI.

Selain logistik, Action Humanity membangun mushola darurat di lokasi pengungsian untuk mendukung kebutuhan ibadah warga dan relawan. Mushola tersebut dilengkapi lampu penerangan, kipas angin, serta karpet sajadah di tengah keterbatasan fasilitas dasar.

Untuk pemulihan psikologis, Action Humanity menggelar kegiatan menonton film bersama sebagai bagian dari trauma healing, khususnya bagi anak-anak. Posko Action Humanity yang dikenal warga sebagai posko bioskop menjadi pusat berkumpul setiap malam selama hampir tiga pekan.

Read Entire Article
Politics | | | |