Jalan Tol Trans-Sumatra ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayuagung rusak dan bergelombang, saat sedang diperbaiki, Rabu (18/8).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan ruas Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Kapalbetung) dapat difungsikan secara terbatas pada H-10 Lebaran 2026. Hal itu dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik.
“Ruas tol ini sangat vital dan strategis untuk konektivitas wilayah. Kami targetkan dapat difungsikan sebelum Lebaran, sekitar H-10, tentunya setelah melalui uji kelaikan,” kata AHY saat meninjau pembangunan Jembatan Musi 5 Tol Kapalbetung di Palembang, Rabu (11/2/2026).
Menurut dia, keberadaan Tol Kapalbetung akan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari sebelumnya 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam. Pengurangan waktu perjalanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mengurangi titik kemacetan (bottleneck), terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
Meski demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam percepatan penyelesaian proyek. Uji kelaikan, khususnya pada struktur Jembatan Musi 5, akan dilakukan sebelum ruas tol difungsikan.
Secara teknis, Jembatan Musi 5 memiliki panjang total 1.684 meter dengan lebar 2 x 12,7 meter. Bentang tengah jembatan terdiri atas konfigurasi 100 meter + 180 meter + 100 meter dengan metode konstruksi post-tensioned cast in situ concrete box girder.
Selain progres konstruksi, AHY juga menyoroti penyelesaian pembebasan lahan yang masih berproses agar proyek berstatus clean and clear.
Pemerintah akan terus mengoordinasikan percepatan penyelesaian lahan bersama kementerian dan pihak terkait.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan optimisme bahwa kehadiran tol tersebut akan berdampak signifikan terhadap mobilitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan adanya tol ini, waktu tempuh yang semula 3 hingga 4 jam dapat dipangkas menjadi sekitar 1 jam,” ujarnya.
Pemerintah Kota Palembang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta menyampaikan usulan kepada kementerian terkait mengenai pengadaan exit tol di wilayah Kecamatan Gandus guna membuka akses kawasan tersebut secara optimal, kata Dewa.
sumber : ANTARA

2 hours ago
2















































