Arbeloa Sebut Real Madrid Masih Perlu Banyak Perbaikan Musim Ini

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengakui timnya masih memiliki sejumlah kelemahan yang harus dibenahi, terutama dalam menghadapi pertahanan rapat lawan dan menjaga konsistensi permainan sepanjang musim.

Pada pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol, Ahad (22/2/2026) dini hari WIB, Real menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Osasuna. Osasuna membuka keunggulan melalui gol Ante Budimir, sebelum Real menyamakan kedudukan berkat gol Vinicius Junior. Gol Raul Garcia menjelang laga usai kemudian mengunci kemenangan tuan rumah.

Berbicara usai laga melawan Osasuna, Arbeloa menyoroti kurangnya kecepatan sirkulasi bola ketika menghadapi blok rendah. Selain itu, ada kecenderungan serangan Madrid terlalu terfokus di satu sisi lapangan.

“Pada babak pertama, kami sempat cukup menguasai permainan, tetapi kami kurang memiliki kecepatan dalam permainan saat menghadapi pertahanan rendah. Anda harus mengalirkan bola jauh lebih cepat, jika tidak, mereka akan dengan mudah bertahan menghadapi Anda,” kata Arbeloa, dikutip dari laman resmi Real Madrid.

“Ini sesuatu yang harus terus kami perbaiki dan kerjakan. Kami harus mampu menembus dari kedua sisi. Saat ini, sebagian besar permainan kami terfokus di sisi kiri, dan kami juga harus mampu melakukannya di sisi lain; jika tidak, kami akan mudah diantisipasi. Kami harus bekerja keras karena kami memiliki pertandingan yang sangat penting pada hari Rabu,” katanya.

Selain aspek taktik, Arbeloa juga menegaskan pentingnya manajemen kondisi pemain di tengah padatnya jadwal pertandingan. Ia menyebut pergantian Federico Valverde dilakukan untuk menghindari risiko cedera.

“Valverde telah bekerja sangat keras dalam banyak pertandingan berturut-turut dan mengalami sedikit ketidaknyamanan. Ia merasakan apa yang sudah ia alami dalam beberapa pekan terakhir. Benar atau salah, saya memilih untuk tidak mengambil risiko dengan Valverde. Setelah gol terjadi, keputusan itu diambil dengan pertimbangan untuk tidak mengambil risiko dan mencegah kemungkinan cedera.”

Lebih lanjut, Arbeloa menilai perjalanan musim masih panjang dan timnya memiliki ruang besar untuk berkembang meski belum mampu menjaga konsistensi performa.

“Masih banyak pertandingan tersisa, dan kami memiliki banyak ruang untuk berkembang. Ketika Anda tidak berada dalam kondisi 100 persen, siapa pun bisa mengalahkan Anda. Kami menyadari hal itu,” tutur pelatih yang menggantikan posisi Xabi Alonso tersebut.

“Setiap pertandingan tandang akan sangat sulit, lawan mempersiapkan diri dengan matang dan memberikan segalanya saat menghadapi kami. Kami juga harus melakukan hal yang sama,” katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |