Armada Kapal Cepat Kendari‑Raha Dorong Ekonomi Sulawesi Tenggara

2 hours ago 2

Ilustrasi kapal feri untuk menyeberangi perairan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meresmikan armada kapal cepat rute Kendari‑Raha sebagai langkah strategis untuk memperlancar arus barang dan jasa antarpulau serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, menekankan bahwa penguatan transportasi laut merupakan keniscayaan bagi provinsi kepulauan seperti Ultra, di mana jejaring komunikasi dan transportasi laut menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi.

Hugua menjelaskan bahwa kehadiran armada baru ini diharapkan mampu membawa Sultra menuju kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan mobilitas dan distribusi ekonomi yang lebih merata. Armada kapal cepat tersebut memiliki kapasitas total 388 kursi, terdiri dari 260 kursi kelas eksekutif dan 128 kursi kelas VIP.

Dengan kapasitas ini, pemerintah berharap dapat mengimbangi tingginya mobilitas masyarakat antara Ibu Kota Provinsi dengan Kabupaten Muna, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak lagi terkonsentrasi di daratan utama, tetapi juga merata hingga ke wilayah kepulauan lainnya.

Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt. Raman, menambahkan bahwa layanan kapal cepat ini akan beroperasi secara reguler dengan jadwal keberangkatan dari Kendari pukul 13.00 WITA dan dari Raha pukul 09.00 WITA.

Harga tiket ditetapkan sebesar Rp160 ribu untuk kelas eksekutif dan Rp260 ribu untuk kelas VIP. Selain dampak ekonomi jangka panjang, armada ini juga diproyeksikan untuk menghadapi lonjakan penumpang menjelang hari raya Idul Fitri.

Raman menekankan bahwa keunggulan utama armada ini adalah efisiensi waktu. Dengan kecepatan tinggi, waktu tempuh menuju Raha kini hanya berkisar 2,5 jam, sebuah terobosan yang sangat berarti bagi masyarakat.

Kehadiran armada baru ini dinilai sangat strategis karena beroperasi tepat mendekati masa angkutan lebaran. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat akan transportasi yang cepat dan nyaman diharapkan dapat terpenuhi, sekaligus memperkuat jejaring ekonomi di seluruh wilayah Sultra.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |