Home > Gaya Hidup Thursday, 03 Apr 2025, 06:23 WIB
Menjelang Lebaran 2025, hampir dua juta kendaraan meninggalkan Jakarta

MOTORESTO.ID, JAKARTA -- Arus kendaraan keluar Jakarta selama masa mudik Lebaran 2025 terpantau sangat tinggi. Hingga Selasa pagi, 1 April 2025, hampir dua juta kendaraan telah meninggalkan ibu kota, dengan total 1.963.152 kendaraan tercatat sejak periode H-10 hingga H+1 Idul Fitri.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, dalam keterangannya pada Selasa, 1 April 2025, mengatakan bahwa data tersebut dihitung berdasarkan pengamatan di empat gerbang tol utama: Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa.
Angka ini mencatatkan peningkatan sebesar 25,5 persen dibandingkan dengan lalu lintas pada hari normal dan lebih tinggi 0,5 persen dibandingkan dengan periode mudik Lebaran tahun lalu.
"Ini menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk merayakan Idul Fitri," kata Agus Suryonugroho.
Menurut Jasa Marga, kendaraan yang menuju arah Transjawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 726.565 unit, yang mengalami kenaikan 139,1 persen dibandingkan dengan kondisi normal. Meski demikian, angka ini sedikit menurun 0,4 persen dibandingkan dengan mudik 2024. Sedangkan, untuk arus kendaraan menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa, tercatat 491.987 unit, yang menurun 38 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Gerbang Tol Kalihurip Utama yang mengarah ke Bandung mencatatkan 368.924 kendaraan, meningkat 3,3 persen dibandingkan kondisi normal dan 3,2 persen lebih tinggi dari mudik 2024. Sementara itu, kendaraan menuju Puncak Bogor melalui Gerbang Tol Ciawi tercatat sebanyak 375.676 unit, meski ada sedikit penurunan 0,3 persen dibandingkan dengan kondisi normal, namun angka ini meningkat 5,7 persen dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu.
Puncak arus mudik tercatat pada Jumat, 28 Maret 2025 (H-3 Lebaran), dengan 258 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta. Angka ini mengalami lonjakan 63,1 persen dibandingkan dengan hari normal dan 11,6 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mudik tahun lalu.
Polri mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perjalanan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan yang terjadi di jalur utama mudik.